Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 04 Mar 2019 14:47 WIB

Saham Anker Bir Ramai Dibahas, Begini Pergerakannya

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: DW (Soft News) Foto: DW (Soft News)
Jakarta - Mengawali perdagangan saham pekan ini, saham PT Delta Djakarta Tbk terpantau menguat 75 poin (1,13%) ke Rp 6.725. Perdagangan saham tersebut terpantau moderat.

Hingga pukul 13.20 waktu JATS, saham perusahaan yang diperdagangkan dengan kode DLTA ini telah diperdagangkan sebanyak 27 kali dengan volume 143 lot saham senilai Rp 96 juta.

Posisi tertinggi nilai saham DLTA tercatat di R 6.775 dan terendah di Rp 6.650. Sementara harga rata-rata perdagangan saham DLTA berada di Rp 6.725.


Saham DLTA yang merupakan produsen Anker Bir tengah ramai dibicarakan setelah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam keterbukaan informasinya mencatat ada kenaikan porsi saham DLTA yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta.

Pihak PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) langsung memberikan penjelasan terkait saham Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kini menjadi 26,25%. Sebelumnya, saham Pemprov DKI 23,33%.

Komisaris Utama DLTA Sarman Simanjorang menegaskan, tidak ada penambahan saham di Pemprov DKI. Dia bilang, sejak dulu saham Pemprov DKI sebesar 26,25%.


Sementara kenaikan porsi saham tersebut merupakan konsekuensi dari meleburnya saham yang semula dikelola Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta (BP IPM Jaya) 2,91% ke Pemprov DKI Jakarta. Peleburan tersebut mengesankan adanya kenaikan saham yang dimiliki pemprov DKI Jakarta.

"Memang saham Pemprov atas nama dua institusi, pertama Pemprov DKI sendiri 23,34%, kemudian saham BP IPM Jaya itu salah satu SKPD, dinas gitu kan tapi tahun 2000 sudah dibubarkan. Jadi saham itu disatukan begitu," ujar Sarman. (dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed