Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Apr 2019 18:08 WIB

Rupiah Menguat 2,28% Sejak Awal Tahun

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kementerian Keuangan mencatat, sejak awal tahun hingga 9 April 2019, rupiah mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Dolar AS pada 9 April 2019 berada di 14.150 atau melemah 2,28% dari posisi 1 Januari 2019 yang berada di Rp 14.465.

"Kita lihat ada capital inflow (aliran masuk modal asing) yang dorong pasar keuangan domestik kita. Jadi rupiah menguat sejak awal 2019," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara dalam paparannya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (22/4/2019).


Selain penguatan rupiah, masuknya modal asing juga mendongkrak kinerja pasar modal tanah air yang tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada 1 Januari 2019, IHSG masih berada di posisi 6.181,18, sementara pada 9 April 2019 posisinya sudah berada di 6.484,3 atau menguat sebesar 4,68%. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed