Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 25 Apr 2019 12:24 WIB

Sesi I

Turun 1%, IHSG 'Tergelincir' Dari Level 6.400

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah cukup dalam pada sesi I siang ini. IHSG turun 65,11 poin (1,01%) ke level 6.382,766.

Sementara dolar Amerika Serikat (AS) terus menekan rupiah. Siang ini mata uang Paman Sam telah berada di level Rp 14.148.

Membuka perdagangan Kamis (25/4/2019), IHSG melemah 23,74 poin (0,37%) ke 6.424,143. Indeks LQ45 melemah 5,905 poin (0,58%) ke 1.014,218.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih melanjutkan pelemahan atau turun 34,712 poin (0,54%) ke 6.413,173. Indeks LQ45 turun 8,152 poin (0,80%) ke 1.011,443.

Hingga sesi I berakhir, IHSG turun 65,11 poin (1,01%) ke level 6.382,766. Sedangkan indeks LQ45 turun 13,74 poin (1,35%) ke level 1.006,375.

Perdagangan saham ditransaksikan sebanyak 261.123 kali dengan nilai Rp 4,5 triliun. Sebanyak 137 saham menguat, 226 saham turun dan 108 saham stagnan.

Seluruh sektor saham tercatat melemah. Saham sektor konstruksi dan industri dasar mendorong pelemahan paling dalam.



Sementara itu pada (24/04) indeks Wall Street kompak ditutup dalam teritori negatif, dimana Dow Jones melemah 0.22%, S&P 500 turun 0.22% dari Nasdaq negatif 0.23%. Sektor kesehatan yang tercatat turun 0.4% menjadi pemberat indeks, hal ini menyusul adanya kekhawatiran terkait peraturan yang semakin ketat.

Perdagangan bursa saham Asia bergerak variatif siang ini. Berikut pergerakannya:
Indeks Nikkei 225 naik 110,05 poin ke posisi 22.310,05
Indeks Hang Seng naik 3,05 poin ke 29.808,88
Indeks Komposit Shanghai turun 22,65 poin ke level 3.178,96
Indeks Strait Times berkurang 5,1 poin ke 3.357,33

Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain Bank Danamon (BDMN) naik Rp 225 ke Rp 8.450, Bank Mayapada (MAYA) naik Rp 200 ke Rp 7.775, Pelat Timah Nusantara (NIKL) naik Rp 170 ke Rp 2.580, Matahari Department Store (LPPF) naik Rp 130 ke Rp 4.030.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers antara lain Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 1.425 ke Rp 47.225, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.400 ke Rp 80.300, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 425 ke Rp 10.775.

(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com