Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Jul 2019 15:45 WIB

Sri Mulyani: Rupiah Menguat hingga 2,3% Sepanjang Semester I

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan
Jakarta - Nilai tukar rupiah menguat sepanjang semester satu 2019 sebesar 2,3%. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan rata-rata pergerakan rupiah terhadap dolar AS di 6 bulan pertama adalah Rp 14.197/US$.

Itu disampaikan oleh Sri Mulyani dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) di Gedung DPR RI, Jakarta.

"Untuk nilai tukar semester satu menguat dibandingkan asumsi makro, rata-rata kurs semester satu adalah Rp 14.197 per dolar AS atau menguat 2,3% yoy (year on year)," katanya Selasa (16/7/2019).



Nilai tukar rupiah yang diasumsikan oleh pemerintah adalah di kisaran Rp 15.000 per dolar AS. Artinya pergerakan nilai tukar rupiah sejauh ini masih cukup kuat.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menilai mata uang Indonesia terbilang menguat dengan tren yang sama dengan mata uang emerging market atau pasar negara berkembang lainnya.

"Nilai tukar kita dibandingkan negara emerging lainnya juga alami penguatan 2,3% yang relatif sama trennya dengan dunia internasional kecuali beberapa emerging country yang sedang hadapi persoalan dalam negeri seperti Turki dan Argentina," tambahnya.



Sri Mulyani: Rupiah Menguat hingga 2,3% Sepanjang Semester I


Simak Video "Sri Mulyani Lanjut Jadi Menteri Keuangan RI"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com