Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 13 Agu 2019 16:36 WIB

Seharian Merah, IHSG Ditutup di Level 6.210

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka positif awal pekan ini. Sayang, pagi ini hingga sore IHSG bergerak melemah mengekor negatifnya bursa saham global.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini cenderung menguat menekan rupiah ke level Rp 14.275 dari sebelumnya di level Rp 14.245.

Pada pra perdagangan, IHSG naik tipis 0,7 poin (0,011%) ke 6.251,308. Sedangkan indeks LQ45 bertambah 5,7 poin (0,54%) ke level 996,346.

Membuka perdagangan Selasa (10/12/2019), IHSG malah terjungkal 7,424 poin (0,11%) ke 6.243,171.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG melemah lagi 27,748 poin (0,44%) ke 6.222,847.

IHSG masih merah hingga penutupan perdagangan hari ini. IHSG turun 39 poin (0,63%) ke 6.210,962. Indeks LQ45 turun 9,11 poin (0,92%) ke 976,343.


Bursa saham internasional terpantau negatif. Indeks US jatuh pada hari Senin karena investor menilai geopolitical risks dan dampak meningkatnya perang dagang US-China.

US treasury yields terus menurun yang meningkatkan kekhawatiran tentang kondisi ekonomi US. 10-year US bond yield US turun sepuluh basis poin menjadi 1,63%.

Analis Wall Street downgrade kemungkinan bahwa US dan China akan dapat mencapai kesepakatan dagang sebelum pemilihan presiden 2020.

COMEX gold prices naik 1,0% menjadi USD1.512,2/ons, mencapai level tertinggi dalam enam tahun.

Seluruh perdagangan bursa saham Asia bergerak negatif pagi ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 tertekan 229 poin ke 20.455
  • Indeks Hang Seng melemah 543 poin ke 25.281
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 17 poin ke 2.797
  • Indeks Strait Times menurun 22 poin ke 3.136.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 450 ke Rp 11.075, Graha Layar Prima (BLTZ) naik Rp 300 ke Rp 4.000, Pollux Properti Indonesia (POLL) naik Rp 250 ke Rp 2.500, dan ABM Investama (ABMM) naik Rp 215 ke Rp 1.935.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 1.600 ke Rp 15.400, Unggul Indah Cahaya (UNIC) turun Rp 1.030 ke Rp 4.210, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 700 ke Rp 44.275, dan Indo Tambangraya turun Rp 650 ke Rp 14.000.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com