Saham Asia Bergerak Datar di Awal Pekan, Ada Apa?

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 30 Nov 2020 08:34 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Saham-saham di Asia Pasifik tercatat mengalami pergerakan datar pada perdagangan Senin pagi ini. Sebab investor tengah menunggu China merilis Indeks Manajer Pembelian atau Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur untuk November.

Mengutip dari CNBC, Senin (30/11/2020) di Jepang, saham Nikkei 225 naik 0,4% di awal perdagangan, sementara indeks Topix turun 0,13%. Kospi Korea Selatan tercatat sedikit lebih tinggi. Sedangkan saham di Australia pada S & P / ASX 200 datar dan Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang juga datar.

Sebagai informasi China akan mengumumkan PMI manufaktur untuk November ini sekitar pukul 09.00 waktu China.

Pasar saham juga tengah menunggu bagaimana saham HSBC di Hong Kong yang dikabarkan oleh Finansial Time berencana keluar dari perbankan Amerika Serikat.

Di sisi lain, menurut laporan dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, penjualan ritel Jepang naik 6,4% tahun ke tahun pada Oktober lalu.

Indeks dolar AS berada di 91,734 turun dari angka di atas 92. Yen Jepang diperdagangkan pada 104,04 per dolar setelah menguat dari level di atas 104,4. Dolar Australia naik $ 0,7399, dari $ 0,732 pada minggu sebelumnya.

(fdl/fdl)