Terungkap! Begini Cara Grab IPO di Wall Street

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 08 Apr 2021 16:04 WIB
Grab
Foto: dok. Grab Indonesia
Jakarta -

Perusahaan rintisan Asia Tenggara, Grab berencana untuk mencatatkan sahamnya di bursa saham Wall Street AS. Langkah tersebut ditempuh dengan cara merger dengan salah satu perusahaan akusisi bertujuan khusus atau special purpose acqusition companies (SPAC) yakni Altimeter Capital.

Dikutip dari Financial Times, Kamis (8/4/2021), tiga sumber mengungkapkan kesepakatan ini akan mendorong valuasi perusahaan mencapai US$ 35 miliar atau sekitar Rp 490 triliun (kurs Rp 14.000). Sumber tersebut menyebutkan, perjanjian untuk untuk listing di New York melalui Altimeter Capital secepatnya akan dilakukan pada pekan ini.

Penggabungan akan dilakukan dengan salah satu dari dua perusahaan investasi AS, Altimeter Growth Spacs dan akan dilakukan setelah dewan Grab menyetujui kesepakatan awal bulan lalu.

Perjanjian tersebut dilakukan sebagai tahap awal untuk unicorn Asia Tenggara ini untuk go public tahun ini.

Didirikan tahun 2012, Grab telah menawarkan akses kepada konsumen lebih dari 655 juta orang di berbagai negara termasuk Indonesia, Thailand dan Vietnam.

Grab akan mengumpulkan sekitar US$ 2,5 miliar melalui investasi swasta dalam bentuk penawaran saham kepada publik atau initial public offering (IPO) ini. Dari jumlah tersebut, hampir US$ 1,2 miliar akan didanai Altimeter dengan total valuasi mendekati US$ 35 miliar.

Grab akan bergabung dengan Altimeter Growth 1, yang telah mengumpulkan US$ 450 juta tahun lalu. Harga sahamnya telah naik 25%.

Grab dan Altimeter menolak berkomentar. Jika merger Grab dengan Altimeter Spac disetujui oleh dewan start-up ini, maka itu akan menjadi kesepakatan terbesar secara global. Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengingatkan bahwa kesepakatan belum selesai.



Simak Video "Grab 'Sekolahkan' Mitra Pengemudinya Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)