BCA Stock Split Saham 1:5, Harganya Jadi Berapa?

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 31 Jul 2021 11:00 WIB
Menara BCA Thamrin
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

PT Bank Central AsiaTbk (BCA) berencana melakukan pemecahan nilai saham yang beredar (stock split) dengan rasio 1:5. Dengan pemecahan nilai saham, harganya bisa semakin murah.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, mengatakan dengan stock split ini diharapkan perusahaan bisa menjangkau investor muda yang kini aktif di bursa saham.

"Kami berharap harga saham BBCA akan lebih terjangkau bagi para investor ritel, utamanya demografi investor muda yang saat ini aktif meramaikan bursa. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan kami untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar modal dalam negeri," kata Jahja, dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Dalam Rapat Direksi & Komisaris BCA itu ditetapkan bahwa dengan nilai nominal per unit saham BBCA Rp 62,50 jika nilai nominal setelah stock split sebesar Rp 12,5.

Dikutip dari CNBC Indonesia, harga saham BCA setelah stock split bergantung dengan sehari sebelumnya. Jika mengacu pada harga saham terakhir BBCA sebesar Rp 29.850/unit yang artinya investor harus menggelontorkan dana sebesar Rp 2,9 juta untung meminang 1 lot saham BBCA.

Nantinya setelah stock split, BBCA akan diperdagangkan di harga sekitar Rp 5.950/unit karena pembulatan ke bawah dari Rp 5.970/unit. Ini artinya investor hanya perlu merogoh kocek Rp 597 ribu untuk membeli saham BBCA.

Jahja menjelaskan proses stock split ini akan dibahas dan perlu persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 23 September 2021.

"Setelah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham, BCA akan berkoordinasi dengan Bursa Efek Indonesia untuk memproses stock split yang diperkirakan akan terjadi pada bulan Oktober 2021," lanjutnya.

Sebagai informasi, pada 7 Oktober akan ada pengumuman tentang jadwal perdagangan di BEI dengan harga nominal stock split yang baru.

"Dengan akan ada stock split 1:5 dan perlu persetujuan RUPSLB , diperkirakan tanggal 7 Oktober akan ada pengumuman tentang jadwal perdagangan di BEI dengan harga nominal yg baru. Untuk lebih memberikan kesempatan para investor retail dan teman milenial ikut investasi," kata pihak BCA secara terpisah.

(ara/ara)