Turun Tipis, IHSG Dibuka Negatif Jelang Tutup Pekan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 17 Sep 2021 09:02 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka negatif di level 6.103. Indeks LQ45 juga melemah 3 poin (0,38%) ke level 859. Sementara itu kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.230.

Dikutip dari data RTI, Jumat (17/9/2021), pada pra perdagangan IHSG terkoreksi 11 poin (0,18%) ke level 6.098. Indeks LQ45 turun 3 poin (0,42%) ke level 859.

Pada pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG melemah 6 poin (0,1%) ke level 6.103. Indeks LQ45 juga turun 3 poin (0,3%) ke 859.

Bursa AS

Bursa saham US ditutup bercampur dan cenderung melemah. Pelemahan terjadi setelah data ekonomi pertumbuhan penjualan retail tercatat 0.7% MoM di atas estimasi pasar -0.8% MoM.

Selain itu data ekonomi klaim pengangguran tercatat pada 33,000 pada minggu ini, di atas estimasi ekonom di level 320,000. Ekonomi dinyatakan masih melambat dari dampak menyebarnya virus COVID-19 varian Delta yang memaksa beberapa tempat tutup. Selain itu investor masih menanti hasil keputusan rapat dari The Fed pada hari kamis minggu depan.

Bursa Asia

Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

  • Indeks Nikkei naik 153 poin ke 30.476
  • Indeks Hang menguat 21 poin ke 24.689
  • Indeks Shanghai bertambah 7 poin ke 3.614
  • Indeks Strait Times naik 1 poin ke 3.065

Berikut saham rekomendasi dari Artha Sekuritas hari ini:

KLBF dan SCMA direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya. Indikator teknikal netral dan sentimen netral.

PWON direkomendasikan untuk tahan jika sudah beli sebelumnya atau boleh menambah posisi kepemilikan saham, namun boleh beli jika belum. Indikator teknikal menunjukkan signal beli dengan sentimen netral/positif.

WIKA direkomendasikan untuk jual. Indikator teknikal menunjukkan signal jual dengan sentimen netral/negatif.

(eds/eds)