IPO, Produsen Onderdil Mobil & Motor Ini Jual Saham Rp 500-620/Lembar

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 22 Nov 2021 17:37 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pasar modal Indonesia akan kembali kedatangan emiten baru yang bernama PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA). Calon emiten ini merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai komponen otomotif termasuk suku cadang kendaraan.

Rencananya, DRMA akan menerbitkan saham baru sekitar 15% dari jumlah modal yang disetor penuh pada saat Initial Public Offering (IPO), atau sebanyak banyaknya 705.882.300 lembar saham dengan rentang harga penawaran antara Rp 500 hingga Rp 620 per lembarnya. Melalui aksi penawaran umum perdana saham tersebut DRMA akan menghasilkan dana sekitar Rp 352,9 miliar hingga Rp 437,6 miliar.

"Kami optimis penjualan tahun depan akan meningkat 20% karena sektor Otomotif mulai menunjukkan pertumbuhan yang positif menjelang akhir tahun. Selain itu ditunjang oleh target dana dari kegiatan IPO, kami berharap mampu meraih kinerja yang lebih baik di tahun mendatang. Momen ini juga menjadikan Perseroan untuk terus memperkuat kemampuan R&D dan Engineering dan meningkatkan kapasitas produksi produk komponen otomotif seiring dengan bangkitnya sektor otomotif nasional tahun ini dan prospek pertumbuhan produk baru yang terus meningkat di masa datang," kata Direktur Utama DRMA Irianto Santoso, Senin (22/11/2021).

Adapun terkait alokasi dana IPO, DRMA akan menggunakan sebesar 70%-nya untuk belanja modal dalam rangka ekspansi bisnis Perseroan. Kemudian 25% digunakan untuk menambah modal dan kepemilikan anak usaha dan sisanya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja dan kebutuhan lainnya.

Bersamaan dengan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) yakni sebesar 10% atau sebanyak-banyaknya 70.588.200 saham.

Sementara itu CIMB Niaga Sekuritas dan Sucor Sekuritas berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek Dharma Polimetal. Masa penawaran awal IPO DRMA akan berlangsung pada 19-30 November 2021. Kemudian pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan diperkirakan dapat diperoleh pada 8 Desember 2021.

Sementara masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 9-15 Desember 2021, tanggal penjatahan pada 15 Desember 2021, dan distribusi saham secara elektronik pada 16 Desember 2021. Saham Dharma nantinya akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 17 Desember 2021.

Dharma Polimetal sendiri merupakan Holding Company Dharma Group, yang berdiri sejak tahun 1989, bergerak di bidang usaha komponen otomotif untuk sepeda motor dan mobil. Dharma Group telah menjadi bagian dari mata rantai pasokan otomotif terintegrasi dengan produk-produk suku cadang dan komponen yang inovatif dan berkualitas sesuai dengan standar pabrikan kelas dunia.

Sebagai salah satu anak perusahaan dari Triputra Group, Perusahaan mempunyai latar belakang manajemen yang berpengalaman di industri otomotif nasional. PT Dharma Polimetal telah berkembang menjadi sebuah perusahaan induk dari Grup Dharma yang mengedepankan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan menjadikan teknologi sebagai keunggulan operasionalnya.

(das/dna)