RI Dapat Rating Utang AAA, Purbaya Sebut Kebijakan Fiskal Prabowo Nggak Brutal

RI Dapat Rating Utang AAA, Purbaya Sebut Kebijakan Fiskal Prabowo Nggak Brutal

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 23 Jul 2026 18:48 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami defisit sebesar Rp196,5 triliun hingga semester I 2026. Defisit tersebut terjadi karena realisasi belanja negara lebih besar dibandingkan pendap
Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Jakarta -

Indonesia memperoleh peringkat utang AAA dengan Outlook Stabil (AAA/stable) dari lembaga pemeringkat asal China, Lianhe Credit Rating. Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, peringkat utang tersebut menunjukkan kebijakan fiskal yang ditetapkan Presiden Prabowo dijalankan dengan benar.

"Itu nunjukin bahwa kebijakan Pak Prabowo mengendalikan, menjalankan fiskal, benar," ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Purbaya menilai kebijakan fiskal selama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dijalankan dengan hati-hati, tidak seperti yang dikatakan banyak pihak. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi pada kuartal-I 2026 mencapai 5,6%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Enggak, seperti kata orang-orang bilang brutal segala macam, enggak. Memang prudent dan hati-hati dengan dampak yang cukup baik kayak kemarin 5,6%," imbuh Purbaya.

ADVERTISEMENT

Purbaya memprediksi ke depan pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin melaju. Ia memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal-II bisa mencapai 5,4%.

"Mungkin triwulan kedua 5,4% sampai 5 poin sekian. Yang saya tahu, yakin, semester kedua, triwulan ketiga, triwulan keempat akan tumbuh lebih cepat lagi, karena cukup kita pastikan cukup uang di sistem perekonomian untuk mendorong ekonomi," beber ia.

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads