CLEO Tambah 3 Pabrik Baru, TINS Raup Laba Rp 2,71 Triliun dan BBNI Teruskan Buyback Saham

CLEO Tambah 3 Pabrik Baru, TINS Raup Laba Rp 2,71 Triliun dan BBNI Teruskan Buyback Saham

- detikFinance
Kamis, 30 Jul 2026 08:44 WIB
img-alt

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
CLEO Tambah 3 Pabrik Baru, TINS Raup Laba Rp 2,71 Triliun dan BBNI Teruskan Buyback Saham
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta -

Market Review

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan Rabu (29/7). IHSG turun 0,64% ke level 6.091,39 setelah mayoritas sektor mengalami pelemahan. Saham BBCA, BRPT, dan TPIA menjadi penopang utama indeks, sementara MPRO, BREN, dan MORA menjadi saham dengan penurunan terbesar di antara penggerak pasar.

Aktivitas investor asing menunjukkan jual bersih sebesar Rp183,81 miliar di pasar reguler. Namun, jika dihitung di seluruh pasar, investor asing masih membukukan beli bersih mencapai Rp8,97 triliun. Dari 11 sektor yang diperdagangkan, delapan sektor ditutup melemah dengan sektor properti mencatat penurunan terdalam sebesar 2,75%. Di sisi lain, sektor teknologi menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi, meski hanya menguat tipis 0,18%.

Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat juga ditutup di zona negatif. Indeks Dow Jones turun 2,19%, disusul S&P 500 yang melemah 1,52% dan Nasdaq yang terkoreksi 1,74%. Pelaku pasar masih mencermati rilis laporan keuangan semester I-2026, sementara ekspektasi terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed turut menjadi perhatian. Sejalan dengan itu, ETF EIDO turun 0,33%, sedangkan MSCI Indonesia bergerak relatif datar dengan kenaikan tipis 0,08%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berita Emiten

  1. Sariguna Primatirta (CLEO)

CLEO memperluas kapasitas produksinya dengan membangun tiga pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Pabrik di Palu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III-2026, sedangkan dua pabrik lainnya menyusul pada kuartal IV-2026. Dengan tambahan tersebut, jumlah pabrik CLEO akan mencapai 32 unit yang didukung lebih dari 450 jaringan distribusi internal serta sekitar 11.000 mitra distribusi.

Perseroan juga menargetkan jaringan distribusi internal bertambah menjadi 500 titik hingga akhir tahun. Ekspansi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi. Pada kuartal I-2026, penjualan CLEO tercatat Rp774,40 miliar atau meningkat 15,80% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, sepanjang 2025, perseroan membukukan penjualan bersih Rp2,83 triliun dan EBITDA sebesar Rp783 miliar, sementara laba bersih menjadi Rp389,51 miliar seiring meningkatnya biaya operasional akibat penambahan pabrik dan depo.

  1. Timah (TINS)

TINS mencatat pertumbuhan kinerja yang signifikan pada semester I-2026. Pendapatan naik 146,92% menjadi Rp10,42 triliun, didorong peningkatan volume penjualan logam timah sebesar 85,13% menjadi 10.984 metrik ton serta kenaikan harga jual rata-rata menjadi US$49.794 per metrik ton.

Kinerja tersebut turut mendorong laba usaha meningkat menjadi Rp3,46 triliun dan EBITDA menjadi Rp3,90 triliun. Pada akhirnya, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp2,71 triliun, meningkat 804,70% dibandingkan semester I-2025.

Realisasi tersebut telah mencapai sekitar 169% dari target laba bersih perseroan untuk tahun buku 2026 sebesar Rp1,61 triliun.

  1. Bank Negara Indonesia (BBNI)

BBNI kembali menjalankan program pembelian kembali saham (buyback) dengan alokasi dana maksimal Rp627 miliar yang berasal dari kas internal. Program ini menjadi buyback kedua perseroan pada 2026 setelah sebelumnya menyelesaikan buyback senilai Rp905,48 miliar dengan realisasi 77,86 juta saham. Buyback tahap kedua berlangsung pada periode 27 Juli hingga 26 Oktober 2026.

Berdasarkan proforma per 31 Mei 2026, setelah pelaksanaan program tersebut, total aset diperkirakan menjadi Rp1.364,74 triliun dan total ekuitas menjadi Rp160,37 triliun. Sementara itu, laba per saham (EPS) diproyeksikan meningkat tipis menjadi Rp244 dan imbal hasil atas ekuitas (ROE) menjadi 14,52%.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • TPIA - Buy 2170-2190 | TP 2230-2280 | SL 2050

  • MEJA - Buy 97-99 | TP 101-103 | SL 91

  • CLEO - Buy 380-384 | TP 388-394 | SL 362

  • AMMN - Buy 3900-3920 | TP 4000-4050 | SL 3690

  • BRPT - Buy 1770-1780 | TP 1805-1830 | SL 1680

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads