Follow detikFinance
Jumat 17 Feb 2017, 20:13 WIB

Kisah Jonan Dipanggil Jokowi dan Dipilih Jadi Menteri

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Kisah Jonan Dipanggil Jokowi dan Dipilih Jadi Menteri Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan tak pernah menyangka akan jadi salah satun anggota Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam acara Leader's Talk yang digelar oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) (Persero) Tbk, Jonan bercerita bagaimana dirinya dipilih oleh Presiden Jokowi menjadi menteri di kabinet kerja.

Saat itu, di 2014 menjelang Pemilihan Presiden, Jonan masih menjabat Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Jonan mengatakan saat itu dirinya ditawarkan untuk memimpin PT PLN (Persero) Menteri Koordinator Perekonomian saat itu, Chairul Tanjung.

Jonan mengaku tak bisa menerima tawaran itu karena situasinya menjelang pergantian pemerintahan. Jika tawaran itu diterima dan pemerintah baru tak menginginkan kehadiran dia, maka percuma saja menjabat dalam waktu singkat.

Wakil Presiden saat itu, Boediono, sempat menyarankan Jonan bertanya ke masing-masing calon Presiden, yakni Jokowi dan Prabowo. Hal tersebut dilakukan agar menjawab keresahannya, apakah dia tetap dipercaya jika nanti pemerintahan berada dipimpin salah satu calon tersebut.

"Saya ketemu Pak Jokowi, ngobrol sebentar, beliau nanya, kok ketemu saya kenapa? Tapi malah beliau nanya, boleh enggak tetap di KAI? Ya saya senang. Ketemu pak Prabowo juga, jawabannya kurang lebih sama," ujar Jonan dalam paparannya di Kantor Pusat PT Perusahaan Gas Negara (PGN), Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Singkat cerita, Jonan diundang ke Istana oleh Jokowi saat acara pelantikannya sebagai Presiden. Jonan mengaku bingung kenapa diundang saat itu.

"Akhirnya pas tiba pelantikan Presiden, saya diundang ke istana. Saya masih pakai seragam KAI. Saya bahkan ditanya sama Paspampres, ada keperluan apa. Saya jawab enggak tahu, diundang saja," ungkap mantan Dirut PT KAI itu.

Pada akhirnya, Jonan kemudian dipilih oleh Jokowi untuk menjadi Menteri Perhubungan saat pengumuman kabinet 26 Oktober 2014.

"Waktu tanggal 26 itu, saya dipilih jadi menteri. Waktu itu saya masih tanya-tanya kenapa saya dipanggil jadi menteri. Tapi message-nya adalah apapun juga yang ditugaskan, orang harus mencintai apapun yang anda harus kerjakan," tutur Jonan.

"Jangan bingung aja, kok saya enggak dipromosi-promosi. Saya ini orang pertama yang paling lama menjabat kepala kereta api, 5 tahun 8 bulan. Itu-itu saja. Jadi pesan saya, apapun yang anda kerjakan sekarang, anda harus cintai apa yang harus anda lakukan. You have to love what you do," tukas Jonan. (hns/hns)


Baca Juga
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed