Follow detikFinance
Sabtu 11 Nov 2017, 10:18 WIB

Rumah Tangga Pakai Gas Bumi, Lebih Hemat Nggak Biayanya?

Danang Sugianto - detikFinance
Rumah Tangga Pakai Gas Bumi, Lebih Hemat Nggak Biayanya? Foto: Rengga Sancaya
Bogor - Program konversi minyak tanah ke LPG tabung telah berjalan sukses. Kini pemerintah tengah mendorong konversi ke jaringan gas (jargas).

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) juga mendapatkan tugas untuk membantu pemerintah menyalurkan gas bumi. Produk tersebut pun semakin diminati masyarakat.

"Gas bumi ini lebih murah, lebih aman dan ramah lingkungan. Ini juga produk asli dalam negeri," ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Dilo Seno Widagdo dalam acara Media Gathering, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/11/2017).


Menurut data PGN hingga September 2017, rata-rata harga gas bumi PGN sebesar US$ 8,56 per MMBtu. Sementara harga gas tabung 12 kg jika disetarakan seharga US$ 20,11 per MMBtu atau lebih murah lebih dari 50%. Meskipun untuk gas tabung 3 kg bersubsidi masih lebih murah yakni US$ 7,07 MMBtu.

"Rata-rata jargas jika dihitung Rp 3 ribu sampai Rp 4 ribu per meter kubik atau US$ 9 per MMBtu. Kalau LPG harganya Rp 12.500 per meter kubik. Saya tanya ke pelanggan, nyaman enggak? Mereka nyaman," tambahnya.


Untuk jumlah pelanggan rumah tangga hingga 30 September 2017 tercatat sebanyak 177.170 pelanggan. Angka itu setara 0,4% dari total penjualan PGN.

"Itu belum dengan 200 ribuan pelanggan rumah tangga dari pemerintah. Kita sudah survei mereka mau enggak pakai LPG lagi? Katanya enggak mau, mereka lebih senang pakai gas bumi," tambahnya.


Sementara penjualan untuk pelanggan industri dan pembangkit listrik mendominasi 97,1%, meskipun jumlahnya hanya 1.739 pelanggan. Sementara untuk pelanggan komersial dan UMKM sebanyak 2,5% dengan pelanggan sebanyak 1.984 pelanggan.

PGN juga mencatat pelanggan distribusi perseroan meningkat lebih dari 20% setiap tahunnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed