Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Apr 2012 13:32 WIB

Belum Ada Keputusan Pembatasan Mobil 1.300 cc, 1.500 cc atau 2.000 cc

- detikFinance
Jakarta - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) mengaku sudah siap jika pemerintah menerapkan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Mei 2012. Namun hingga kini pemerintah belum memutuskan untuk pembatasan BBM subsidi untuk mobil di atas 1.300 cc, 1.500 cc atau 2.000 cc.

"BPH Migas siap saja melaksanakan kebijakan pemerintah, mau itu nantinya kendaraan ber cc di bawah 1.300 cc, 1.500 cc atau 2,000 cc. yang jelas sampai saat ini belum ditentukan berapa cc-nya, ini kita mau rapat lagi," kata Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Someng, ketika ditemui di Kantor ESDM, Senin (16/4/2012).

Menurut Andy, dalam pembatasan BBM bersubsidi nanti, ada dua metode yang akan dipakai dalam pengawasan, yakni non Infrastruktur (non-IT) dan Infrastruktur (menggunakan IT).

"Tapi tahap awalnya kita akan menggunakan non infrastruktur, misalnya seperti pembagian stiker dan menggunakan layout distribusi BBM ke SPBU," ujar Andy.

Ditambahkannya, jika dengan stiker, maka mobil-mobil di bawah larangan seperti di bawah 1.300 cc atau 1.500 cc yang mendapatkan stiker. Namun yang tidak boleh membeli BBM bersubsidi tidak akan mendapatkan stiker.

"Kalau layout, jalur-jalur distribusi BBM subsidi dan non subsidi kan sudah baik, jadi untuk menghindari antrean panjang dan sebagainya," katanya.

Bagaimana nanti mekanismenya ? "Ya itu belum kami bahas detail, yang jelas kapan diterapkannya tergantung perpres atau kepmennya keluarnya kapan, yang pasti BPH Migas siap untuk melakukan pengawasan," tegasnya.

"Tapi ingat BPH Migas mengawasi badan usaha, seperti SPBU, Depo, Pertamina dan non pertamina. Kalau masalah ilegal-ilegalan itu domainnya lebih ke kepolisian bukan di kami," tandasnya.




(rrd/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com