PT Pertamina (Persero) mengungkapkan sebelum kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada Jumat (21/6/2013) lalu terjadi pembelian Premium dan Solar secara besar-besaran. Hal ini menyebabkan penjualan kedua jenis BBM itu melebihi penjualan pada hari biasa.
Vice President Corporate Communication PT. Pertamina (Persero) Ali Mundakir menyebutkan penyaluran Premium subsidi pada Jumat lalu mencapai 98.608 KL, sedangkan solar subsidi mencapai 50.300 KL.
"Untuk Premium 22,3 persen diatas rata rata penyaluran sekitar 80.654 KL, kalau solar 17 persen diatas DOT 43 Ribu KL," ujar Ali kepada detikFinance, Minggu (23/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkiraan kita di kisaran 25 persen dan pantuan kita semalam semua berjalan lancar dan tdk ada gangguan yang berarti," pungkasnya.
Sebelumnya, Ali menjanjikan pasokan sebanyak-banyaknya sebelum kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan.
"Kita siapkan BBM cukup untuk mencakup kebutuhan BBM masyarakat menjelang rencana kenaikan harga BBM subsidi," ujarnya beberapa waktu lalu
Kata Ali, untuk memenuhi kebutuhan BBM tersebut, Pertamina telah menyiapkan stok BBM subsidi cukup 20-22 hari.
"Bahkan untuk BBM non subsidi Pertamina siapkan cukup hingga 60 hari," ungkapnya. (nia/dru)











































