Premium Tak Lagi Disubsidi, Pemerintah Jamin Harga di Luar Jawa Tetap Rp 7.600/Liter

- detikFinance
Rabu, 31 Des 2014 10:54 WIB
Jakarta -

Pemerintah sudah mencabut subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 88 atau Premium. Dengan begitu, harga Premium bisa naik-turun mengikuti mekanisme pasar.

Berkaca dari Pertamax yang juga mengikuti mekanisme pasar, harganya berbeda di setiap wilayah. Faktornya adalah biaya distribusi yang bervariasi karena faktor jarak.

Rini Soemarno, Menteri BUMN, mengatakan kekhawatiran harga Premium yang lebih mahal (terutama di luar Jawa) tidak perlu terjadi. Dia menjamin harga Premium akan sama di setiap daerah, yaitu Rp 7.600/liter seperti yang dikemukakan dalam pengumuman hari ini.

"Di luar Jawa, harga Premium akan tetap Rp 7.600/liter. Biaya distribusi akan ditanggung oleh pemerintah," tegas Rini di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Oleh karena itu, Rini tidak ingin ada lagi cerita kelangkaan BBM di daerah-daerah. "Pertamina harus bertanggung jawab, tidak ada lagi kelangkaan BBM," tuturnya.

(rrd/hds)