Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 03 Jun 2015 14:22 WIB

Laporan dari Paris

Tambah 490 Km, Pipa Gas PGN Tahun Ini Jadi 6.651 Km

Wahyu Daniel - detikFinance
Foto: PGN di World Gas Conference, Paris Foto: PGN di World Gas Conference, Paris
Paris - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menambah kapasitas pipa gasnya di dalam negeri. Tahun ini, BUMN gas tersebut berencana menambah 490 km pipa gas di Indonesia.

Kepala Divisi Komunikasi Korporat‎ PGN, Irwan Andri Atmanto‎ mengatakan, panjang pipa gas PGN sepanjang tahun terus bertambah.

Dari data PGN, di 2001 pipa gas BUMN ini mencapai 3.112 km, dan di akhir 2014 bertambah menjadi 6.161 km, yang terdiri dari pipa gas transmisi dan pipa distribusi.

"Tahun ini PGN menambah 490 km di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan beberapa di Sumatera," kata Irwan kepada detikFinance di sela acara World Gas Conference, di Paris, Prancis, Rabu (3/6/2015).

Sementara hingga 2019 nanti, PGN akan menambah pipa gas hingga mencapai nyaris 4.000 km. Ini sudah termasuk 490 km di 2015 ini.

Menurut data Indonesia Gas Association, cadangan terbukti gas Indonesia adalah 108,4 Triliun Kaki Kubik (TSCF). Sementara cadangan potensial adalah 48,74 TSCF.

‎Seperti diketahui, dalam setahun terakhir, PGN telah membangun berbagai jaringan pipa. Di antaranya pipa distribusi gas bumi di Lampung 90 km, pipanisasi gas bumi Tanjung Uncang-Panaran di Batam 18 km, pipa Cikande-Bitung 30,5 km, dan proyek clustering CNG di Tambak Aji, Semarang.

Di tahun ini, PGN lewat anak usahanya membangun jaringan pipa Kalimantan-Jawa I atau Kalija I sepanjangn 207 km, yang ditargetkan rampung tahun ini.

Penambahan sejumlah infrastruktur pipa gas, membuat volume penyaluran gas PGN naik ke pelanggannya. Di 2007 lalu, PGN menyalurkan gas 1.150 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dan di 2014 adalah 1.710 mmscfd.



(Wahyu Daniel/Rista Rama Dhany)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed