Follow detikFinance
Sabtu 18 Mar 2017, 12:44 WIB

1.296 Desa di Kalbar Terang Benderang Tahun Ini

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
1.296 Desa di Kalbar Terang Benderang Tahun Ini Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Mempawah - PT PLN (Persero) menargetkan rasio elektrifikasi di Kalimantan Barat mencapai 96% pada tahun 2021 mendatang. Saat ini, rasio elektrifikasi di Kalimantan Barat (Kalbar) mencapai 78%.

General Manager PLN Kalbar, Bima Putrajaya, mengatakan untuk mencapai target tersebut, maka PLN perlu melistriki 50 desa di Kalbar setiap tahunnya.

"Untuk tahun 2016 rasio elektrifikasi Kalimantan Barat 78%. Itu ada 1.246 desa yang sudah dapat listrik tahun 2016. Hingga tahun 2021 masih ada 1.496 desa yang harus diterangi," ungkap Bima di Mempawah, Kalbar, Jumat (17/3/2017).

Baca juga: Punya Pembangkit 100 MW, Kalbar Tak Lagi Impor Listrik Malaysia

Sementara, kata Bima, untuk target rasio elektrifikasi di tahun 2017, meningkat jadi 82%. Kemudian target 2018 86,5%, lalu tahun 2019 90%. Dan tahun 2020 93%.

"Kalau setiap tahun 50 desa, berarti tahun 2017 ini kita nanti bakal melistriki 1.296 desa," terang Bima.

Baca juga: Kenapa Listrik di Kalbar Impor dari Malaysia? Ini Kata PLN

Lebih lanjut Bima mengatakan, untuk dapat mencapai target yang ditentukan itu, maka proyek pembangunan transmisi dan pembangkit sangat dibutuhkan oleh PLN.

"Dengan adanya proyek pembangunan transmisi dan pembangunan pembangkit, maka PLN mampu untuk menyambung listrik pedesaan kurang lebih sebesar 50 desa setiap tahunnya," tuturnya.

(hns/hns)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed