Follow detikFinance
Jumat 11 Aug 2017, 11:39 WIB

Freeport Jelaskan Alasannya PHK 4.000 Pemogok Kerja

Michael Agustinus - detikFinance
Freeport Jelaskan Alasannya PHK 4.000 Pemogok Kerja Foto: Istimewa/Puspa Perwitasari
Jakarta - PT Freeport Indonesia (PTFI), hari Kamis (10/8), bertemu dengan perwakilan IndustriALL, yang mewakili serikat pekerja-serikat pekerja secara global.

Tim IndustriALL meminta untuk berdiskusi dengan PTFI terkait status sekelompok mantan karyawan di Tambang Grasberg dan persoalan industrial yang telah didiskusikan oleh PTFI dan serikat pekerja selama beberapa bulan terakhir.

Seperti diketahui, sejak 1 Mei 2017 lalu, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) cabang Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua, mengumumkan aksi mogok selama 30 hari hingga 30 Mei 2017. Lalu diperpanjang lagi selama 16 hari sampai 16 Juni 2017.


PTFI telah memberhentikan para karyawan yang melakukan aksi mogok itu. Total pekerja yang sudah diberhentikan akibat pemogokan mencapai 4.000-5.000 orang. Sekitar 80% adalah karyawan PTFI, sisanya karyawan dari perusahaan kontraktor yang disewa PTFI.

Berkaitan dengan persoalan industrial, VP Corporate Communications PTFI, Riza Pratama, menyampaikan bahwa PTFI mengacu pada hukum dan peraturan yang mengatur hal-hal tersebut, serta Perjanjian Kerja Bersama antara serikat pekerja dan perusahaan.

Riza menegaskan, pemberhentian terhadap para peserta pemogokan sudah sesuai dengan prosedur yang semestinya. Sebelum memberhentikan, PTFI telah mengimbau karyawan untuk kembali bekerja. Akhirnya perusahaan menganggap mereka mengundurkan diri karena tetap melakukan pemogokan.


"Dalam hal ini, pengunduran diri merupakan konsekuensi yang disayangkan bagi sejumlah pekerja terkait absensi mereka yang berkepanjangan, kendati perusahaan telah melakukan berbagai upaya dan permintaan agar mereka kembali bekerja," kata Riza dalam keterangan tertulis, Jumat (11/8/2017).


Riza menambahkan, pihaknya mengutamakan pentingnya memelihara dialog yang terbuka dalam semua permasalahan ketenagakerjaan dan mengutamakan kesejahteraan para pekerja. "Kami terus berkomunikasi dengan para perwakilan pekerja dan serikat pekerja guna mendengarkan kepentingan mereka dan menyampaikan pandangan kami," ujar Riza.

"PTFI terus fokus menjaga keselamatan dan motivasi para pekerja, dan melalui kesempatan ini kami menyampaikan rasa terima kasih kepada setiap pekerja kami atas kerja keras dan ketekunan mereka," dia mengimbuhkan.

PTFI hingga saat ini mempekerjakan kurang lebih 33.000 karyawan Indonesia, sepertiga di antaranya berasal dari Papua, di wilayah operasinya di Papua, dan terus melakukan pelatihan ekstensif dan kualifikasi para pekerja baru disana. (mca/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed