Follow detikFinance
Sabtu 19 Aug 2017, 14:20 WIB

Di Pulau Terluar RI Ini Harga BBM Masih Rp 13.000/Liter

Michael Agustinus - detikFinance
Di Pulau Terluar RI Ini Harga BBM Masih Rp 13.000/Liter Foto: Michael Agustinus/detikFinance
Kepulauan Anambas - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mencanangkan Program BBM Satu Harga pada Oktober 2016 lalu sebagai untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Rakyat di seluruh wilayah Indonesia berhak atas harga bahan bakar minyak (BBM) yang setara dan terjangkau.

Hingga saat ini, PT Pertamina (Persero) sudah membuka Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)dan Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) baru di 22 daerah terpencil agar masyarakat di pelosok Indonesia bisa menikmati solar seharga Rp 5.150/liter dan premium Rp 6.450/liter, sama dengan di Jawa.

Tapi masih ada daerah-daerah yang belum dijangkau program BBM, salah satunya adalah Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.

Misalnya di Tarempa, pusat pemerintahan Kabupaten Anambas yang terletak di Pulau Siantan, dalam kondisi normal saja harga BBM mencapai Rp 13.000-13.500 per liter.

"Harga BBM di sini Rp 13.000-13.500 per liter," kata Adin, salah seorang penduduk yang ditemui detikFinance, Jumat (18/8/2017).

Pasokan BBM untuk Tarempa didatangkan dengan kapal dari Natuna. Penduduk membelinya secara eceran dalam botol-botol.

"Kita beli eceran pakai botol-botol di pinggir jalan," ujarnya.

Jika ombak sedang tidak bersahabat, kapal dari Natuna tak bisa berlayar ke Tarempa sehingga terjadi kelangkaan BBM. "Bisa sampai sebulan langka," tuturnya.

Infrastruktur di Siantan maupun pulau-pulau lain di Kepulauan Anambas memang masih minim. Contohnya Bandara Letung di Pulau Jemaja, yang bakal menjadi bandara utama kabupaten, masih mengandalkan genset karena belum mendapat pasokan listrik dari PLN. (mca/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed