Follow detikFinance
Senin 20 Nov 2017, 17:02 WIB

Harga Pertamax Naik Rp 150/Liter, Jadi Rp 8.400

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Harga Pertamax Naik Rp 150/Liter, Jadi Rp 8.400 Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax. Kenaikan harga terjadi di 35 wilayah di Indonesia.

Di Provinsi DKI Jakarta, Pertamax dijual seharga Rp 8.400 per liter. Angka ini mengalami kenaikan daripada sebelumnya Rp 8.250 per liter atau sekitar Rp 150 per liter.

"Iya, (kenaikan) Rp 150 per liter," kata VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Provinsi lain misalnya, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) mengalami kenaikan harga Pertamax Rp 150 per liter. Hal serupa juga terjadi di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawei, hingga Papua.

Adiatma mengungkapkan, kenaikan harga Pertamax dilakukan karena terjadinya kenaikan harga minyak dunia belakangan ini. Kenaikan harga minyak dunia membuat Pertamina melakukan penyesuaian harga terhadap Pertamax.

"Pertimbangannya karena harga minyak dunianya sedang naik. Kan itu kan yang berpengaruh harga BBM itu adalah harga minyak crude sama kurs," ujar Adiatma.

Meskipun, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung stagnan di level Rp 13.527 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.523.

"Kalau kurs konstan, harga minyak naik ya kita harus menyesuaikan," ujar Adiatma.

Penyesuaian harga Pertamax oleh Pertamina pun berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

Jenis BBM yang diatur dalam Perpres ini terdiri atas, jenis BBM tertentu, jenis BBM khusus penugasan, dan jenis BBM umum.

Jenis BBM Tertentu terdiri atas Minyak Tanah (Kerosene) dan Minyak Solar (Gas Oil), BBM Khusus Penugasan merupakan BBM jenis Bensin (Gasoline) RON minimum 88 untuk didistribusikan di wilayah penugasan (seluruh wilayah NKRI kecuali DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, DI Yogyakarta, dan Bali).

Sedangkan jenis BBM umum terdiri atas seluruh jenis BBM di luar jenis BBM Tertentu dan BBM Khusus Penugasan.

"Itu mengacu kepada Perpres 191 2014 termasuk bahan bakar jenis umum jadi bisa naik bisa turun," kata Adiatma.

Harga Pertamax di Berbagai Daerah

Harga Pertamax di masing-masing provinsi pun berbeda-beda besarannya per liter. Di Nangroe Aceh Darussalam (NAD) harga Pertamax sebesar Rp 8.500 per liter dari sebelumnya Rp 8.350 per liter, atau mengalami kenaikan Rp 150 per liter.

Di Sumatera rata-rata harga Pertamax per liternya berada di kisaran Rp 8.400-8.500. Di Jawa dan Bali, harga jual Pertamax dipatok di level Rp 8.400 per liter.

Selanjutnya, di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur harga Pertamax per liternya Rp 8.500 per liter dan Rp 9.100 per liter.

Di Kalimantan, harga jual Pertamax berada di kisaran Rp 8.400-8.600 per liter. Di Sulawesi, harga jual Pertamax berada di level Rp 8.600-9.150 per liter.

Bergeser ke arah timur, di Maluku dan Maluku Utara, harga Pertamax dipatok di level Rp 9.750 per liter dan Rp 11.250 per liter. Kemudian di Papua dan Papua Barat di level Rp 10.550 per liter dan Rp 11.050 per liter.

"Karena pengaruh jarak transportasi dan distribusi," kata Adiatma.

Penyesuian harga BBM dilakukan per tiga bulan sekali mempertimbangkan harga minyak dunia dan nilai tukar.

"Per 3 bulanan. Tapi kita sementara sih bisa lebih cepat juga tergantung situasi juga lah," tutur Adiatma. (ara/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed