Follow detikFinance
Kamis, 11 Jan 2018 17:50 WIB

Penerimaan Negara 2017 dari Minerba Rp 40,6 Triliun

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) mineral dan batu bara (minerba) 2017 mencapai Rp 40,6 triliun. Adapun target PNBP yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 32,7 triliun.

Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono, mengatakan realisasi di 2017 lalu mencapai 125% dari APBNP. Rinciannya royalti sebesar Rp 23,2 triliun, penjualan hasil tambang Rp 16,9 triliun.


Peningkatan PNBP dipicu kenaikan ekspor dan harga komoditas baik mineral maupun batubara sepanjang 2017.

"Tahun 2017 lalu target kita Rp 32 triliun, sampai Desember mencapai Rp 40,6 triliun," kata Gatot, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Capaian PNBP sektor minerba itu lebih tinggi 25% dibandingkan realisasi 2016 sebesar Rp 27,6 triliun.


"PNBP 2017 dari kegiatan pertambangan mineral dan batubara ini, 25% lebih tinggi dari 2016," katanya.

Sementara untuk ini, PNBP di sektor pertambangan ditargerkan sebesar Rp 32,1 triliun.

"Untuk target 2018 kita diberikan target lagi oleh Kementerian Keuangan itu sekitar Rp 32 triliun," kata Gatot.


Berdasarkan data Kementerian ESDM, PNBP yang didapatkan dari sektor mineral dan batu bara memang kerap berubah-ubah setiap tahunnya. Pada tahun 2014 lalu, penerimaan mencapai Rp 35,4 triliun. Kemudian mengalami penurunan di tahun 2015 menjadi sekitar Rp 29,6 triliun.

Lalu pada tahun 2016 lalu penerimaan dari sektor ini tercatat sedikit mengalami penurunan, yakni Rp 27,2 triliun, dan tahun 2017 kembali meningkat menjadi Rp 40,6 triliun. Khusus untuk tahun lalu realisasi penerimaan mencapai 125% dari target yang ditetapkan dari APBNP 2017. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed