Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Sep 2018 19:06 WIB

Proyek 15.200 MW Ditunda Setahun Demi Selamatkan Rupiah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dok. Kementerian BUMN Foto: Dok. Kementerian BUMN
Jakarta - Pemerintah menunda proyek kelistrikan sebanyak 15.200 mega watt (MW), yang merupakan bagian dari 35.000 MW. Langkah ini diharapkan dapat meredam pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) karena komponen impor bakal berkurang.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proyek tersebut ditunda dalam jangka waktu setahun.


"Ya saya pikir setahun supaya tenang dulu keadaan ekonomi dunia ini," kata Luhut di Gedung DPR Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Luhut mengatakan penundaan ini tidak akan berpengaruh pada rasio elektrifikasi yang sudah ditargetkan sebesar 99% hingga 2019. Menurutnya, proyek-proyek yang ditunda kebanyakan di Pulau Jawa. Sementara, kapasitas listrik di Pulau Jawa sudah berlebih.


Dia menambahkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menghitung dengan cermat terkait penundaan proyek kelistrikan ini.

"Nggak ada pengaruh karena kebetulan sebagian besar di Jawa, Jawa sudah kelebihan kapasitas. Tapi saya kira, kita juga nggak bisa postpone itu terlalu lama. Jonan (Menteri ESDM) akan hitung itu dengan baik," kata Luhut.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed