Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Okt 2018 18:40 WIB

Stafsus: Presiden Telepon Pak Jonan Batalkan Kenaikan Harga Premium

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Nusa Dua - Pihak Istana Kepresidenan akhirnya membuka suara terkait dengan sosok di balik keputusan penundaan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium.

Staf Khusus Presiden Johan Budi Saptopribowo mengungkapkan, keputusan penundaan diambil oleh orang nomor satu di Indonesia.

"Saya belum dengar dari Pak Jonan tapi saya sudah menanyakan ke Pak Presiden kemarin sebelum berangkat ke Bali. Saya kan ikut rombongan presiden ke Bali. Saya dapat keterangan bahwa Presiden membenarkan bahwa dia yang nelpon Pak Jonan untuk batalkan kenaikan itu," kata Johan di Bali Collection, Nusa Dua, Jumat (12/10/2018).


Meski Presiden Jokowi sendiri yang membatalkan kenaikan, namun Johan Budi mengaku belum mengetahui bahwa pengumuman kenaikan harga Premium sudah sesuai perintah Jokowi atau belum.

"Yang pasti benar bawa presiden membatalkan itu. Itu cerita dari Pak Presiden," jelas dia.


Menurut Johan Budi, keputusan Presiden Jokowi untuk menunda kenaikan harga BBM juga bukan karena informasi yang sudah bertebaran di media. Melainkan mendapatkan laporan dari Pertamina tentang kesiapannya.

"Jadi presiden menceritakan setelah mendapatkan data dan info dari Pertamina dan kemudian disimpulkan Premium tidak perlu dinaikkan," ungkap dia. (hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed