Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 14:52 WIB

Monitor Pelaksanaan B20, Darmin Panggil Pertamina dan Produsen

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution siang ini menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memonitor pelaksanaan program B20. Rapat digelar di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi, Jumat (9/11/2018), hadir Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana, serta Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto.


Berdasarkan informasi yang diterima detikFinance, rakor tersebut juga dihadiri oleh Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur (LSCI) PT Pertamina (Persero) Gandhi Sriwidodo, serta perwakilan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI).

Seperti diketahui, implementasi B20 semua sektor sudah berlaku pada 1 September 2018 lalu. Namun sebelumnya Darmin mengaku masih ada hal teknis yang membuat pelaksanaan program B20 belum sempurna.


Darmin menyebut, belum sempurnanya implementasi B20 hanya karena masalah teknis. Seperti, persoalan tangki penampung, persoalan kapal penyalur, yang semuanya terdampak oleh purchase order (nota pemesanan) yang terlambat dari waktu implementasi program tersebut.

"Itu masalahnya lebih kepada ketidaksiapan waktu diumumkan tanggal 1 September mulai, kemudian apa namanya, purchase order keluar kan, dan minta 3 hari selesai, nggak dapat, dan sebagainya dan sebagainya soal kapal, soal jarak pengiriman, soal-soal teknis sebetulnya," jelas dia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/10/2018). (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed