Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Jan 2019 14:01 WIB

5.043 Rumah di Serang Dapat Sambungan Gas

Bahtiar Rifa'i - detikFinance
Foto: Bahtiar Rivai Foto: Bahtiar Rivai
Serang - Sebanyak 5.043 rumah di Serang resmi mendapatkan jaringan gas (jargas) dari Kementerian ESDM. Dengan adanya fasilitas ini, warga bisa menghebat 30-40% atau Rp 60.000-90.000 dibanding menggunakan gas tabung 3 kilogram (kg).

"Gas ini lebih bersih, lebih safety, ini lebih safe karena tekanan lebih rendah. Ibu rumah tangga bisa saving dan bisa membantu. Jaringan ini juga membantu meringankan subsidi pemerintah," kata Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial di Kramatwatu, Serang, Banten, Jumat (11/1/2019).


5.043 rumah yang tersambung jaringan gas di Serang adalah satu dari 40 kabupaten kota yang teraliri jaringan gas. Wilayah ini adalah daerah yang dialiri jalur pipa gas dan dekat dengan sumber gas.

"Karena Serang dilalui jalur pipa, nggak semua punya spesifik sama. Selain dilalui jalur pipa, dekat dengan sumber nggak susah ditarik ke sini," ujarnya.

5.043 Rumah di Serang Dapat Sambungan GasFoto: Bahtiar Rivai

Idealnya, kata Ego seluruh Indonesia memang harus dialiri oleh jaringan gas. Tapi hal itu belum bisa terwujud karena berbagai kendala termasuk anggaran.


Untuk tahun 2018 dari alokasi APBN sebesar Rp 6,5 triliun, sekitar 54% atau Rp 3,8 triliun dikembalikan ke masyarakat. Salah satunya adalah jaringan gas yang dibangun di 40 kabupaten/kota termasuk Serang.

"Jaringan gas ini betul-betul harus bisa masuk kepada masyarakat, terutama untuk rumah sederhana. Jadi prioritas kita memang lima tahun terakhir ini menaikkan jumlah jaringan gas rumah tangga," pungkasnya. (bri/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed