Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 30 Apr 2019 20:40 WIB

Pemulihan Listrik Pasca Banjir Bengkulu Capai 68,02 %

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Dok. PLN Foto: Dok. PLN
Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau secara langsung proses recovery kelistrikan pasca banjir bandang dan tanah longsor di Bengkulu. Kedatangan Menteri BUMN ini sekaligus untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak serta melakukan penyalaan listrik rumah warga.

Rombongan Menteri BUMN tiba di Kecamatan Sungai Serut, kelurahan Suka Merindu, Bengkulu didampingi oleh Plt Direktur Utama PLN Muhamad Ali dan Direktur Bisnis Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto. Dalam kesempatan tersebut Rini menyaksikan proses perbaikan kelistrikan di Bengkulu dan juga berbincang langsung dengan petugas PLN di lapangan.

"Saya senang sekali dengan semangat PLN dalam upaya recovery kelistrikan di Bengkulu. Seperti yang kita tahu listrik adalah aspek penting dan sangat dibutuhkan warga, untuk itu saya datang memastikan dan melihat secara langsung progres di lapangan" ungkap Rini dalam keterangan tertulis, Selasa (30/4/2019).


Sementara itu terkait perbaikan kelistrikan di Bengkulu, hingga 30 april 2019 progres recovery keseluruhan mencapai 68,02% di mana pelanggan yang sudah menyala sebanyak 6.788 pelanggan.

Sebanyak 108 gardu telah dinormalkan, sementara gardu yang padam tinggal 53 gardu. Selain itu PLN juga berhasil memperbaiki 2 penyulang dan menyisakan 2 penyulang yang masih dalam proses perbaikan. Progres perbaikan tiang roboh juga mengalami kemajuan, saat ini sebanyak 11 tiang distribusi jaringan menengah dan jaringan tegangan rendah berhasil diperbaiki.

"Kendala utama proses recovery yakni masih ada sejumlah lokasi yang tergenang air atau tertutup longsor, namun rekan-rekan PLN di lapangan tetap berupaya maksimal untuk mengatasi hal tersebut dengan selalu mengedepankan keselamatan. Selain itu kami juga mendirikan posko-posko pengungsian tersebar serta memberikan bantuan kepada korban terdampak" ungkap Plt Dirut PLN Muhamad Ali.


PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal juga menyalurkan bantuan ke tiga lokasi yakni desa Air Hitam, Desa Tanjung Alam, Taba Pananjung Bengkulu Tengah. Hingga hari ini tercatat bantuan yang diberikan mencapai 135 juta rupiah untuk sembako dan posko pengungsian. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com