Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 19 Jul 2019 17:29 WIB

Pertamina Juga Tawarkan Proyek Petrokimia ke Aramco di Cilacap

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Cilacap - Skema kerja sama PT Pertamina (Persero) dengan Saudi Aramco untuk pengembangan Kilang Cilacap belum diputuskan. Sementara itu, Pertamina juga menawarkan proyek lain yang juga berada di Cilacap.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, penawaran ini akan diberikan bila kerja sama spin off untuk pengembangan Kilang Cilacap dengan Saudi Aramco batal. Proyek yang akan ditawarkan adalah petrokimia.

"Kami juga menawarkan (proyek bangun baru). Kalau opsi itu (spin off) tidak workable, kita tawarkan bisa yang bangun baru yang petrochemical-nya. Petrochemical, kalau mau terpisah ya itu. Kalau mau masuk ke kilang kan jadinya pola yang lama," kata Nicke di Kilang Cilacap, Jumat (19/7/2019).


Nicke menjelaskan bahwa langkah ini masih dalam tahap penawaran terhadap pihak Saudi Aramco.

"Ini belum dibahas, baru offering dari kita. Kalau masuk ke kilang tidak ada titik temu ada opsi lain (petrochemical), sehingga tidak ada masalah dari sisi valuasi," katanya.


Meski baru penawaran, namun konsep proyek petrokimia sudah ditentukan. Hanya saja untuk nilai proyek itu, Nicke belum bisa memberi informasi.

"Sudah-sudah (konsepnya). (Terkait nilainya) itu kan tergantung ya. Kalau kita lihat di sini kan totalnya yang kita tawarkan kemarin US$ 6 miliar. Kan tadi sebagian sudah lihat ya bahwa. PLBC dan RFCC sudah selesai. Itu sudah US$ 1,4 miliar sendiri. RFCC sudah selesai 2015 sudah masuk buku, PLBC selesai Juni ini," kata dia.

"Negosiasi (dengan Aramco) itu kan dari 2014 hingga saat ini. Nah dalam kurun pembahasan waktu itu kita sudah menambah kapasitas kilang dan menaikkan ke Euro IV. Nanti tinggal nambah kapasitas lagi. Kemudian masuk ke petrochemical," tutupnya. (fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com