Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Agu 2019 21:15 WIB

Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji di DIY Aman dan Tepat Sasaran

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Foto: Pertamina Foto: Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Region Jateng dan DIY memastikan pasokan Elpiji 3Kg di Daerah Istimewa Yogyakarta tercukupi. Adapun, upaya yang dilakukan yaitu memberikan penambahan suplai elpiji secara fakultatif dan juga membantu tim monitoring elpiji yang terdiri dari Disperindag, Aparat Kepolisian, Hiswana Migas dan Pertamina agar elpiji bersubsidi digunakan sesuai peruntukannya.

Bersama Disperindag Kabupaten Bantul, Polrestabes Bantul dan Hiswana DPC Bantul, Pertamina melakukan sidak di Rumah Makan dan Industri di Imogiri, Bantul. Hasilnya, ditemukan masih ada Rumah Makan yang menggunakan Elpiji 3 kg.

Unit Manager Communication & CSR MOR IV Andar Titi Lestari menjelaskan Tim Gabungan telah menemukan adanya tiga rumah makan yang masih menggunakan elpiji3 kg. Lokasi usaha di daerah Imogiri yang dikunjungi saat sidak kemarin (15/8) adalah rumah makan yang bukan termasuk kategori usaha mikro, sehingga seharusnya sudah menggunakan Elpiji Non Subsidi. Dari ketiga rumah makan tersebut ditemukan 43 tabung elpiji bersubsidi dengan total pemakaian adalah 12 tabung/hari.

"Jika kami hitung rata-rata penggunaan mereka per bulan mencapai 300 kali isi ulang tabung elpiji 3 Kg. Sehingga, kami harapkan penghematan kuota 300 tabung elpiji ini dapat menghemat kuota Kota Bantul dan benar dipergunakannya untuk konsumen yang layak menggunakan barang subsidi yaitu usaha mikro dan masyarakat miskin dan rentan miskin sesuai dengan perundangan yang berlaku," ujar Andar dalam keterangan tertulis, Jumat (16/8/2019).

Sales Eksekutif LPG Pertamina MOR IV M Ali Akbar Felayati menjelaskan dalam sidak ini, Pertamina memberikan trade in (tukar tabung) dengan Elpiji 5,5 Kg secara gratis. "Kami berikan secara gratis penukaran 2 tabung Elpiji 3kg, dengan 1 Tabung Elpiji 5,5 kg, dan saat kegiatan ini, kami sudah memberikan 22 tabung Elpiji 5,5 kg dengan menukar 43 tabung Elpiji 3 kg," ujarnya.

Penambahan Fakultatif Elpiji di Kulon Progo

Terkait dengan keluhan masyarakat tentang sulitnya Elpiji 3 kg, Pertamina MOR IV menyampaikan bahwa di Kabupaten Kulon Progo sejak awal Agustus hingga sekarang, Pertamina telah menggelontorkan sebanyak 185.333 tabung dan atau 16% lebih tinggi dari harian normalnya.

"Secara Total keseluruhan untuk wilayah Yogyakarta di bulan Agustus ini kami menyiapkan tambahan fakultatif 10,92% atau setara dengan tambahan 339.640 tabung. Presentase ini dihitung dari kenaikan rata-rata normal bulanan tahun 2019 yaitu 3.109.640 tabung/bulan, di wilayah DIY," jelas Andar.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009, Pertamina bertanggung jawab untuk menyalurkan elpiji subsidi hingga ke tingkat agen. Selebihnya agen melalui pangkalan akan menyalurkan LPG subsidi kepada konsumen yang sesuai peruntukkan. Bila pangkalan menjual elpiji subsidi melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan (Jawa Tengah : Rp 15.500) maka Pertamina akan mengambil tindakan penertiban dan pemberian sanksi kepada agen dari pangkalan tersebut.

"Kami berharap pengawasan bersama dilakukan hingga tingkat pemda setempat dan kepolisian agar pendistribusian elpiji 3kg ini lebih tepat sasaran," tutupnya.

Simak Video "Elpiji 3 Kg Langka di Makassar, Pertamina: Beli di Pangkalan"
[Gambas:Video 20detik]
(ujm/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com