Kilang Balikpapan Bakal Kelola Minyak 100 Ribu Barel/Hari Lebih Besar

Angga Laraspati - detikFinance
Rabu, 22 Jan 2020 13:37 WIB
Foto: pertamina
Jakarta -

Proyek pengembangan kilang RDMP Balikpapan masih menjadi salah satu proyek strategis nasional yang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Pembangunan proyek yang sudah mencapai 11 persen ini nantinya dapat menghasilkan minyak sampai 360 ribu barel per hari (pbd).

Menurut Direktur Pengolahan Pertamina, Budi Santoso Syarif mengatakan proyek RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang hingga 100 ribu barel per hari (bpd) dari kapasitas sebelumnya sebesar 260 ribu bpd menjadi 360 ribu bpd. Selain itu, RDMP juga akan meningkatkan kualitas produk dari BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V.

"Pertamina dalam hal ini juga berterima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah atas proyek besar yang sangat berpengaruh pada kemandirian energi, dan kami sangat semangat menjadi kontributor yang besar bagi pembangunan bangsa," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/1/2020).

Untuk saat ini, progress proyek RDMP untuk 4 project pada early works fase I sudah terlaksana 100% dan 3 proyek pada early works fase II sudah terlaksana dengan baik dan tepat waktu, dan beberapa project lainnya on progress.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Monty Girianna dalam kunjungannya ke RDMP RU V Balikpapan mengatakan tahapan kemajuan progress dari proyek RDMP Balikpapan selalu dimonitor oleh Pemerintah.

Menurut Monty berdasarkan pengamatannya di lapangan pekerjaan RDMP telah dilaksanakan dengan baik dan pengerjaan pembangunan secara total sudah mencapai sekitar 11 persen.

"Tantangannya mungkin menyelesaikan pekerjaan selesai dalam waktu sebelum tahun 2023 pertengahan kilang harus sudah jalan. Dengan kapasitas yang lebih besar dan produk kualitas yang lebih tinggi," ucapnya.

Monty juga mengapresiasi kinerja Pertamina dan pihak yang terlibat dalam proyek RDMP tersebut. Hal itu dilihat dari kompleksitas pekerjaan proyek, terutama aspek teknis untuk penyiapan lahan dan pekerjaan penyiapan fase konstruksi yang telah berjalan. Dalam tinjauannya tersebut, Monty juga didampingi oleh Budi Santoso Syarif dan Senior Vice President Project Execution, Amir Siagian.





Simak Video "Ini Hasil Pertemuan Ahok dan Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)