Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 13 Feb 2020 14:39 WIB

Mantap! Industri yang Nikmati Harga Gas US$ 6/MMBTU Mau Ditambah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
eksplorasi gas Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Pemerintah akan menambah sektor industri yang mendapat harga gas murah US$ 6 per MMBTU. Saat ini, baru tujuh sektor industri yang mendapat harga gas murah.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang tak menyebut secara rinci sektor mana saja yang dapat gas murah ini. Namun ia memastikan ada sektor industri lain yang akan menikmati harga gas murah.

"Nanti akan ada penyesuaian. 7 sektor akan kita utamakan. Nanti ada beberapa sektor yang akan kita masukan," katanya di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Agus mencontohkan, industri yang mendapat gas murah saat ini ialah sarung tangan karet. Nantinya, tidak hanya sarung tangan karet, tapi industri karet juga bisa menikmati harga gas US$ 6 per MMBTU.

"Sekarang yang mendapat manfaat harga gas US$ 6 itu sekarang disebut industri glove, sarung tangan karet. Nanti akan kita revisi lagi industri karet sendiri. Jadi bukan hanya glove, karena karet semua pada dasarnya butuh gas," jelasnya.

Agus menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian industri mana saja yang mendapat harga gas murah.

"Kita lihat, nanti ada penambahan dari Perpres. Kita lihat nanti ada beberapa penambahan, satu yang tadi saya bilang karet, PLN kita tambahkan. Saya tidak menyatakan 3-5-10 (industri). Tapi sekarang masih kami pelajari industri mana yang membutuhkan gas dan kita masukan," paparnya.



Simak Video "Relaksasi Impor Bahan Baku, Menperin: Jangan Ada Free Rider!"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com