Terbitkan Surat Utang Rp 37,5 T, Holding Tambang Mau Beli Saham Vale

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 15 Mei 2020 12:08 WIB
Logo dan Illustrasi INALUM, Indonesia Asahan Alumunium
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Holding BUMN pertambangan PT Inalum (Persero) atau MIND ID menerbitkan surat utang atau obligasi sebesar US$ 2,5 miliar atau setara Rp 37,5 triliun (kurs Rp 15.000). Obligasi itu untuk membayar sebagian obligasi yang telah diterbitkan sebelumnya dan akusisi PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

CEO MIND ID Orias Petrus Moedak mengatakan, sebagian obligasi yang dibayar ialah obligasi yang diterbitkan pada tahun 2018 lalu yaitu untuk obligasi yang jatuh tempo 2021 dan 2023.

Tujuannya, untuk mengurangi tekanan pembayaran dalam jumlah besar dalam waktu dekat.

"Kita mau beli balik 2021 dan 2023 ini dua yang akan beli balik. Tujuannya mengurangi tekanan saat kita baru mulai mendapatkan deviden Freeport yang rencananya tahun depan. Waktu kita dapat kita nggak perlu buru-buru bayar dalam jumlah besar US$ 1 miliar untuk obligasi jatuh tempo tahun depan, dan 2023 ada US$ 1,25 miliar," jelasnya dalam teleconference, Jumat (15/5/2020).

Dia menuturkan, pembelian obligasi yang telah dilakukan ialah sebesar US$ 1 miliar.

"Kemarin prosesnya buybacknya kita dapat US$ 1 miliar di mana setengah 2021 sudah kita beli kembali. Tahun depan hanya butuh bayar pokok US$ 500 juta. Kemudian tahun berikutnya kurang lebih karena kita ambil US$ 500 jadi masih ada US$ 750 di tahun 2023," ungkapnya.

Tak hanya itu, obligasi yang beri diterbitkan akan digunakan untuk mengakuisi sebagian saham Vale Indonesia. Belum disebutkan disebutkan secara rinci, ia berharap, eksekusi akan dilakukan secepat mungkin.

"Rencananya akuisisi Vale yang sudah menjadi rahasia umum memang kita siapkan itu. Dan kita akan beli saham, bisa saham baru bisa lama, kemungkinan saham lama," paparnya.



Simak Video "Isu Denny JA Tagih Jabatan ke Luhut, Ini Jawaban Kementerian BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/dna)