Terima Aduan Soal Tagihan Listrik, Ombudsman: Ada yang Naik 1.000%

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2020 15:19 WIB
Menyambut lebaran Idul Fitri 1438H, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberi diskon hingga 50 persen untuk penyambungan tambah daya dan baru.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Ombudsman Republik Indonesia memaparkan aduan masyarakat selama masa pandemi Corona. Salah satu yang terbanyak adalah aduan mengenai lonjakan kenaikan tagihan listrik.

Ketua Ombudsman Amzulian Rifai menyatakan bahwa laporan terkait kenaikan tagihan listrik yang melonjak tajam sangat banyak. Bahkan, Amzulian mengatakan ada yang naik lebih dari 1000%.

Amzulian mengatakan kemungkinan hal ini menjadi aduan karena kurangnya informasi dari PLN soal alasan mengapa tagihan listrik naik.

"Ombudsman juga dapat laporan terkait kecenderungan kenaikan tagihan listrik yang kembali jadi pembicaraan di berbagai tempat. Mungkin ini karena informasi simpang siur soal kenaikan itu. Bahkan ada yg alami kenaikan lebih dari 1.000%," ungkap Amzulian dalam konferensi virtual via YouTube, Kamis (18/6/2020).

Amzulian juga mengatakan bisa saja ada kesalahan pencatatan yang dilakukan petugas PLN sehingga tagihan naik. Untuk itu, pihaknya meminta agar PLN lebih terbuka soal tagihan listrik ini.

"Atau mungkin ada dugaan kesalahan pencatatan yang dialami petugas PLN, atau jangan-jangan tidak dicatat sama sekali. Informasi ini harus dijelaskan secara transparan," ujar Amzulian.

Kemudian, di kesempatan yang sama, Anggota Ombudsman Laode Ida menyampaikan bahwa salah satu alasan kenaikan tagihan listrik usai bicara dengan PLN adalah kenaikan penggunaan daya selama masa pandemi, hal ini karena banyak orang mulai berkegiatan di rumah saja.

"Kita tahu kenaikan tagihan hanya dua alasan, kebijakan kenaikan tarif listrik, kedua kenaikan karena tambahan daya. Kalau untuk alasan pertama itu tidak terjadi karena tarif listrik tidak dinaikkan tarif listrik sampai detik ini, lalu alasan kedua adalah kenaikan tambahan daya," ujar Laode.

"Selama masa wabah Corona, di mana orang diam di rumah terjadi peningkatan daya dari pelanggan listrik, itulah sebabnya secara umum terjadi kenaikan tagihan listrik Mei dan Juni," tambahnya.



Simak Video "Ombudsman: Ada Tarif Listrik Warga yang Naik hingga 1.000%"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)