Volume Distribusi Gas Meningkat, PGN Catat Kinerja Positif

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Kamis, 01 Okt 2020 16:27 WIB
PGN
Foto: PGN
Jakarta -

Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) cukup stabil selama masa pandemi COVID-19. Menurut Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama meski sempat terdampak signifikan oleh virus Corona, kinerja operasional PGN menunjukkan peningkatan yang positif sampai bulan Agustus 2020.

Ia menuturkan volume distribusi gas meningkat dari bulan Juli 2020 sebesar 787 BBTUD menjadi sebesar 819 BBTUD pada bulan Agustus 2020. Anak Perusahaan PGN, PT Pertamina Gas (Pertagas) juga menyumbang 83 BBTUD dan PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) menyumbang 4 BBTUD.

"Sedangkan untuk volume transmisi meningkat dari bulan Juli 2020 sebesar 1.226 MMSCFD mencapai 1.257 MMSCFD pada bulan Agustus 2020," ujar Rachmat dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2020).

Rachmat menambahkan penyaluran gas bumi ke pelanggan industri tertentu sesuai Kepmen ESDM 89K/2020 telah terealisasi 71% dari total alokasi. Pada Agustus 2020 misalnya, realisasi tersebut meningkat menjadi 270 BBTUD dari 250 BBTUD di bulan Juli 2020.

Menurut Rachmat tekanan pandemi COVID-19 masih terasa pada perekonomian Indonesia dengan geliat yang lambat dan belum mengalami ekspansi pada bulan Juli 2020, namun sudah mengalami perbaikan menuju stabilisasi.

"Hampir semua sektor industri pelanggan Kepmen ESDM 89K/2020, mulai Semester II 2020 sudah rebound dengan adanya relaksasi dari pemerintah ini. Bahkan, industri keramik sudah menyatakan akan menggenjot ekspor keramik dengan adanya stimulus kebijakan harga gas," imbuh Rachmat.

Rachmat berharap dalam beberapa waktu ke depan industri bisa semakin tumbuh, sehingga ada peningkatan penyerapan gas. Optimisme PGN dalam melaksanakan Kepmen ESDM 89K/2020 diharapkan bisa menggerakkan produktivitas industri.

Adapun untuk realisasi penyaluran gas untuk pelanggan Pembangkit Listrik sesuai Kepmen ESDM 91K/ 020 telah mencapai kurang lebih 77% dari total alokasi gas sebesar 315 BBTUD. Namun, pada bulan Agustus 2020 realisasi penyaluran gas ke pembangkit listrik mengalami penurunan sekitar 3%, karena ada penurunan permintaan energi listrik.

(ega/ega)