Nelayan di Sumsel Bisa Hemat Rp 735 Ribu/Bulan, Apa Rahasianya?

Raja Adil Siregar - detikFinance
Sabtu, 17 Okt 2020 23:49 WIB
Nelayan di Musi Banyuasin mendapat konverter kit BBM ke BBG
Foto: Dok. Pemkab Banyuasin: Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex saat menyalurkan bantuan kepada nelayan tradisional

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Kementerian ESDM, Alimuddin Baso menilai program konversi BBM ke BBG sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kg untuk Kapal Penangkap ikan Bagi Nelayan Sasaran.

Musi Banyuasin sendiri menjadi daerah pertama dari 42 kabupaten/kota yang menerima bantuan tersebut di tengah pandemi COVID-19. Bantuan ini adalah barang milik negara diserahkan untuk masyarakat, khususnya nelayan di Musi Banyuasin.

"Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada nelayan. Khususnya kepada nelayan di Musi Banyuasin. Tentu program ini bisa terlaksana dengan baik berkat sinergitas antara pemerintah pusat dengan pemda dan komisi VII DPR RI," kata Alimuddin.

Ia optimis lewat program tersebut nelayan tradisional dapat lebih sejahtera. Apalagi biaya operasional yang tinggi telah dapat solusi dengan konversi dari BBM ke BBG.

Penyaluran sendiri dilakukan bertahap di Musi Banyuasin mulai sejak kemarin. Di mana pada penyaluran pertama terlihat hadir Pimpinan Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin yang juga mantan gubernur dua periode di Sumsel.

Halaman

(ras/hns)