BPH Migas Resmikan BBM Satu Harga di Muba & Muratara

Abu Ubaidillah - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 23:37 WIB
BPH Migas
Foto: BPH Migas
Jakarta -

Komite BPH Migas, Ahmad Rizal meresmikan penyalur BBM 1 harga berupa 3 SPBU di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Musi Rawas Utara (Muratara). Dengan beroperasinya SPBU 1 harga ini maka jumlah kumulatif penyalur BBM 1 harga sejak tahun 2017 sampai sekarang menjadi 190 penyalur.

Tiga SPBU ini terdiri dari SPBU 24.307.178, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba; SPBU 24.316.179, Kelurahan Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara dan SPBU Kompak 25.316.08, Kelurahan Beringin Makmur, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.

Rizal mengatakan BBM 1 harga adalah program Presiden Joko Widodo yang dimaksudkan untuk memberikan keadilan harga bagi semua rakyat Indonesia, sehingga tidak terjadi harga BBM yang tinggi dan berlipat-lipat di daerah terpencil dan terdepan di negara ini.

Pelaksanaan program ini dilakukan oleh 2 perusahaan besar, yakni Pertamina dan PT AKR Corporindo. Rizal berharap kedua perusahaan tersebut bisa membantu warga di wilayah Musi Banyuasin sehingga pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat yang membutuhkan BBM akan tercukupi.

"Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan realisasi program BBM 1 harga di Sumsel ini agar warga mendapat manfaat positifnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Rizal juga berharap dengan beroperasinya SPBU ini bisa bermanfaat secara optimal. Ia pun memberikan apresiasi tinggi atas munculnya pengusaha lokal yang bisa bergerak dalam usaha SPBU. Dengan demikian pelaku usaha bukan hanya orang luar, apalagi sampai orang asing.

Ia sebagai komite bidang pengawasan menyatakan akan terus memantau kualitas BBM yang ada di tempat itu dengan digitalisasi kode. Sedangkan Pertamina akan menjamin suplai selalu tersedia. Pasokan akan diangkut dari depo Kertapati ke SPBU dimaksud dan akan dilakukan cke kualitas secara terus menerus sehingga BBM yang sampai ke konsumen terjamin kualitasnya.

Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan selamat atas beroperasinya SPBU ini, apalagi mengingat di sepanjang jalan dari Babat Toman Musi Banyuasin sampai Mutarata sepanjang 140 km tidak ada SPBU.

Ia menyebut SPBU ini akan sangat bermanfaat bagi pengguna kendaraan roda dua, empat, dan selebihnya. Ia juga berharap agar SPBU ini bisa menjadi berkah bagi semua masyarakat.

"Kita bangun Babat Toman sebagai sentra ekonomi yang maju," ujarnya.

Ia juga berjanji dengan adanya SPBU ini, mendorong realisasi Program BBM 1 harga di wilayahnya. Dodi juga menyinggung peresmian pabrik aspal karet pertama di Indonesia. Pabrik yang sudah jadi pemikiran lama untuk peningkatan harga karet yang jatuh dan membantu perekonomian petani ini akhirnya dapat terwujud. Dengan adanya pabrik tersebut dan telah dicoba jalan aspal campur karet yang ternyata berkualitas.

"Tadinya pabrik itu ada di Lampung, maka agar lebih optimal pabrik tersebut kita pindahkan ke Muba (Musi Banyuasin)," tambahnya.

Jika dulu harga karet hanya Rp 6.000, kalau langsung dijual ke pabrik harganya bisa mencapai Rp 20 ribu. Hal itu akan sangat membantu petani karet. Menurutnya, saat ini Presiden Jokowi telah memerintahkan Kementerian PU untuk membangun jalan menggunakan aspal karet. Pihaknya juga meminta Gubernur Sumsel untuk mendukung program aspal karet ini sehingga harga karet akan menanjak.

Anggota DPRD Sumsel, Tamrin Thohir pada kesempatan yang sama menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas peresmian SPBU ini. Sebab, selama ini belum pernah ada investor lokal yang bisa membuka usaha seperti ini. Oleh karena itu ia berharap kehadiran SPBU yang dikelolanya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Babat Toman, khususnya Musi Banyuasin.

"Di samping itu saya mengharapkan SPBU ini akan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar," ungkap pria yang juga merupakan pemilik PT Tosa Energi ini.

Sebagai informasi, selain Ahmad Rizal, Dodi Reza Alex Noerdin, dan Tamrin Thohir, acara ini juga dihadiri oleh Sales Area Manager Retail Pertamina Sumsel Babel, Sadli Ario Priambodo; Pemkab Musi Banyuasin dan Muratara, tokoh masyarakat Musi Banyuasin Mahali, serta ratusan masyarakat di sekitar Babat Toman dan wilayah Muba lainya.. Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian pengoperasian SPBU Babat Toman dengan menekan tombol sirine dan penandatanganan prasasti. Saat itu juga, Rizal, Dodi, dan pejabat Pertamina secara simbolik melakukan pengisian BBM perdana pada kendaraan roda dua dan empat.

(ega/hns)