Beli Saham Freeport Rp 53 Triliun, RI Balik Modal 2025

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 31 Mar 2021 14:18 WIB
Perundingan antara pemerintah dan PT Freeport Indonesia masih berjalan. Menteri ESDM, Ignasius Jonan, memastikan PT Freeport setuju divestasi saham 51%.
Foto: Pool
Jakarta -

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak memastikan Indonesia bakal balik modal pada 2025 dari hasil pembelian 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI) senilai US$ 3,85 miliar atau Rp 53,9 triliun (kurs Rp 14.000).

"Dari modal yang kita keluarkan US$ 3,85 miliar itu diterima kembali kalau total absolut saja itu sampai 2025 sudah kembali," kata dia dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (31/3/2021).

Berdasarkan perhitungan konservatif, dia menjelaskan bahwa Indonesia akan mendapatkan pemasukan dari PTFI sebesar US$ 200 juta di 2021, US$ 400 juta di 2022, US$ 1 miliar di 2023, US$ 1,5 miliar di 2024, dan US$ 1,5 miliar di 2025.

Bahkan, bagian yang diterima Indonesia bisa lebih besar dari itu. Sebab, perhitungan di atas menggunakan asumsi harga copper (tembaga) di US$ 2,75 per pound. Sementara posisi riil saat ini adalah US$ 4 per pound.

"Jadi kita sangat optimis bahwa angka (bagian yang diterima Indonesia) itu sebenarnya bisa lebih. Itu angka konservatif. Kalau toh dia meleset ke 2026 pun tidak apa-apa bahwa itu akan balik (balik modal). Tapi hitungan kami 2025 itu akan kembali," tambah Orias.

Simak juga 'Terapkan New Normal, Freeport Perbarui Protokol Kerja':

[Gambas:Video 20detik]



(toy/eds)