Jangan Asal Pecat, Anggota DPR Minta Pertamina Investigasi Kebakaran Kilang

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 17 Jun 2021 21:35 WIB
Asap hitam terlihat terlihat mulai menghilang sesaat sebelum api berhasil dipadamkan, di Kilang Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (13/6/2021). Tim pemadam berhasil memadamkan seluruh api pada pukul 10.50 WIB di sekitar tangki area 39 Kilang RU IV Cilacap, dan masih terus dilakukan pemantauan serta pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api baru. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/foc.
Foto: ANTARA FOTO/IDHAD ZAKARIA
Jakarta -

Anggota Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyarankan agar PT Pertamina (Persero) melakukan investigasi menyeluruh insiden kebakaran di area kilang. Sebab, kebakaran di Kilang Cilacap bukanlah kebakaran yang pertama di area kilang.

Pada Maret lalu juga terjadi kebakaran dan ledakan di Kilang Pertamina Balongan, Indramayu.

"Pendekatannya harus solutif, bukan asal pecat. Harus pendekatan investigatif, agar persoalan diketahui secara komprehensif," kata Gus Falah dalam keterangan tertulis, Kamis (17/6/2021).

Gus Falah mengungkapkan, pengelolaan Pertamina sebagai perusahaan negara harus ditradisikan secara profesional dalam pengambilan keputusan. Menurut dia, bisa jadi ada banyak faktor kenapa kebakaran kilang bisa terulang.

"Karena bisa jadi bukan masalah teknis saja, makanya perlu dilakukan investigasi menyeluruh, termasuk dilakukan audit teknologi terhadap perangkat pencegahan kebakaran yang dimiliki Pertamina," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan, jangan sampai dalam penanganan dan mencari solusi atas terulangnya kebakaran diorientasikan pada 'mencari kambing hitam'. Sementara, dari sisi perangkat teknologi diabaikan dengan alasan efisiensi.

"Karena kalau kita misalnya lihat dari sisi SDM Pertamina yang tergolong cepat mengatasi kebakaran, sebenarnya sudah cukup bagus. Yang terpenting adalah bagaimana ini ke depan tidak terulang lagi, sehingga harus diketahui secara menyeluruh apa saja faktor-faktornya," terangnya.

(dna/dna)