Harga Minyak Meroket, India Pangkas Pajak BBM ke Warganya

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Jumat, 05 Nov 2021 08:40 WIB
Menengok Kilang Minyak Lepas Pantai di Dunia
Ilustrasi/Foto: Getty Images
Jakarta -

Selama beberapa pekan terakhir, harga minyak mentah dunia terus mengalami peningkatan. Karenanya, sejumlah negara mengalami peningkatan harga bahan bakar hingga ke rekor tertinggi.

Melansir dari BBC, Jumat (11/5/2021), India merupakan salah satu negara yang terdampak secara ekonomi akibat adanya lonjakan harga minyak mentah.

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, harga minyak global terus mengalami lonjakan pada tahun ini. Hal ini tentu telah memukul India dengan keras karena negara itu biasanya mengimpor sekitar 85% dari jumlah minyak yang dikonsumsinya.

Akibatnya, harga bensin dan solar di negara tersebut juga ikut melonjak hingga ke tingkat paling tinggi. Guna mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah India telah memotong harga pajak untuk pembelian bahan bakar minyak (bensin dan solar).

"Keputusan tersebut bertujuan untuk meredakan kenaikan harga dan lebih memacu siklus ekonomi secara keseluruhan", kata pemerintah India sebagaimana dilansir dari BBC.

Kini, bea cukai India untuk bensin telah dikurangi sebesar 5 rupee per liter, dan 10 rupee per liter untuk solar.

"Pengurangan cukai BBM dan solar juga akan mendorong konsumsi dan menjaga inflasi tetap rendah, sehingga membantu masyarakat miskin dan menengah," kata pernyataan pemerintah.

Pemerintah India berharap dengan adanya diskon pajak ini dapat membantu meringankan tekanan biaya pada produsen dan petani yang telah mengalami kesusahan akibat adanya kenaikan biaya bahan bakar.

Penurunan harga solar telah menjadi salah satu tuntutan utama dari para petani di negara itu, yang selama lebih dari setahun telah mengadakan serangkaian protes besar.

"Pemotongan pajak solar akan menjadi dorongan bagi para petani selama musim Rabi mendatang," kata pemerintah India.

(eds/eds)