Pertamina Rokan Gaet 2 Kampus di Riau Adakan Program Vokasi

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Rabu, 08 Des 2021 22:45 WIB
Dua hari setelah alih kelola Wilayah Kerja (WK) Rokan, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Direktur Utama PT PLN Zulkifli Zaini berkunjung ke Blok Rokan pada Selasa (10/08).
Foto: Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan bekerja sama dengan dua institusi pendidikan tinggi vokasi di Riau, yakni Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) dan Politeknik Caltex Riau (PCR). Kerja sama ini terkait program nasional Menara Vokasi yang diinisiasi Kemendikbud Ristek.

"Peluncuran program Menara Vokasi sekaligus mengonfirmasi bahwa program-program pendidikan dan pelatihan vokasi yang dijalankan di WK Rokan selaras dengan tujuan yang ingin dicapai pemerintah. Penandatanganan Nota Kesepahaman hari ini merupakan wujud komitmen kami untuk berkontribusi terhadap upaya peningkatan keterampilan SDM lokal di Riau," ungkap VP Corporate Affairs PHR WK Rokan Sukamto Tamrin dalam keterangan tertulis, Rabu (8/12/2021).

Ia melanjutkan, kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM lokal di Riau melalui jalur pendidikan tinggi dengan memajukan pendidikan, pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Program pendidikan dan pelatihan vokasi merupakan salah satu fokus utama program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dari PHR WK Rokan.

Selain dengan Polbeng dan PCR, WK Rokan juga menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi lokal lainnya di Riau, yaitu Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, dan Universitas Lancang Kuning.

Program Menara Vokasi diluncurkan serentak di lima provinsi secara daring, yaitu Riau, Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara. Di setiap provinsi, pemerintah menunjuk salah satu perguruan tinggi vokasi setempat sebagai fasilitator program. Program Menara Vokasi bertujuan untuk mengasah keterampilan di empat bidang prioritas, yakni permesinan, konstruksi hospitality, ekonomi kreatif, dan care service.

Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Dr. Beni Bandanadjaja menambahkan istilah menara menggambarkan sebuah daerah yang diharapkan dapat menjadi percontohan program link and match antara dunia pendidikan tinggi dan industri.

"Pendidikan vokasi sangat fundamental dalam merespons berbagai tantangan dan peluang saat ini maupun masa mendatang. Melalui Program Menara Vokasi, kita akan membuat generasi yang kompeten dan siap menjadi pemimpin di masanya," ungkap Beni yang hadir dalam peluncuran program Menara Vokasi di Riau.

Sementara itu, Asisten I Sekdaprov Riau Masrul Kasmy menyatakan program Menara Vokasi diharapkan menjadi pemicu kebangkitan vokasi yang menghasilkan ide-ide inovatif bagi penguatan pendidikan vokasi di Riau.

"Vokasi yang kuat akan juga menguatkan Indonesia," ungkap Masrul.

(prf/dna)