ADVERTISEMENT

Dolar AS Tembus Rp 15.200, Utang PLN Jadi Bengkak?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 29 Sep 2022 15:02 WIB
Kantor PLN
Dolar AS Tembus Rp 15.200, Utang PLN Jadi Bengkak?/Foto: Dok. PT PLN (Persero)
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah. Bahkan, dolar AS sudah menembus Rp 15.200. Lalu, apa dampaknya terhadap PT PLN (Persero)?

Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto mengatakan, penguatan dolar AS akan berpengaruh pada keuangan PLN. Apalagi, PLN memiliki pinjaman dalam bentuk valuta asing.

"Tentunya penguatan dolar ini pasti berdampak terhadap profit and loss PLN karena beberapa pinjaman kita dalam bentuk valas," katanya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2022).

Namun, ia telah berdiskusi dengan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN Sinthya Roesly hari ini. Dia mengatakan, kondisi PLN masih terkendali.

"Tetapi tadi pagi diskusi dengan direktur keuangan kami masih bisa mengendalikan dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, jika nilai tukar dolar AS masih di sekitar Rp 15.000 maka kondisi PLN masih terkendali.

"Kalau di sekitar Rp 15.000 kita masih terkendali," ungkapnya.

Simak juga Video: Jokowi Tegaskan Daya Listrik 450 VA Subsidi Tidak Dihapus!

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT