Bahlil Ungkap India Minat Investasi Migas di RI & Minta Tambah Impor Batu Bara

Bahlil Ungkap India Minat Investasi Migas di RI & Minta Tambah Impor Batu Bara

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 07 Jul 2026 16:29 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia/Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan permintaan India di sektor energi usai Perdana Menteri (PM) Narendra Modi bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Ada dua hal yang jadi permintaan utama India, yaitu soal minyak dan gas (migas) dan impor batu bara.

Menurutnya, kerja sama yang terjalin dengan India sudah sangat baik. Semua hal yang perlu ditingkatkan dan sudah menjadi komitmen kedua belah pihak akan diwujudkan.

"Kalau kerja sama sama India itu, beberapa perpanjangan yang mereka pengin untuk masuk di oil and gas. Yang kedua, kita tahu bahwa salah satu negara tujuan ekspor batu bara kita itu ke India," beber Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya lebih rinci soal batu bara, Bahlil mengatakan, India meminta tambahan impor dan akan diprioritaskan oleh pemerintah Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Tergantung kebutuhan mereka, tapi pada prinsipnya adalah kita memberikan prioritas karena sebagai negara sahabat dan hubungan Indonesia sama India kan tidak hanya pada konteks sejak kita merdeka, sebelum itu pun sudah terjadi pertukaran budaya dan terjadi asimilasi dan karena itu kita hargai," beber Bahlil.

Sementara itu, soal minyak dan gas, Bahlil cuma bilang akan ada BUMN dari India yang akan bermitra dengan Pertamina. "Pokoknya, BUMN mereka. Mereka partner sama Pertamina," tutur Bahlil.

Simak juga Video 'Manipulasi Kualitas-Harga: Trik Modus Korupsi Batu Bara Diungkap Polisi':

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads