Bahlil Bakal Tawarkan 7 PLTS ke Swasta, Danantara Ambil Alih Jika Tak Laku

Bahlil Bakal Tawarkan 7 PLTS ke Swasta, Danantara Ambil Alih Jika Tak Laku

Retno Ayuningrum - detikFinance
Selasa, 25 Agu 2026 22:05 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian program PLTS di Bali (Firda/detikcom)
Foto: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian program PLTS di Bali (Firda/detikcom)
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akan menawarkan perusahaan pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer) untuk terlibat dalam pembangunan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Setidaknya ada 7 PLTS yang siap untuk melalui proses tender.

"Tim yang akan melakukan tender nantinya sesuai dengan arah Pak Presiden kami laporkan bahwa ini yang pertama adalah kita dorong IPP," ujar Bahlil dalam acara Luncurkan Program PLTS 100 GWp dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2026).

Bahlil menjelaskan proyek PLTS akan diberikan ke IPP apabila mereka menawarkan dengan harga kompetitif. Namun, jika sebaliknya atau bahkan tidak ada yang berminat, Bahlil menyebut pemerintah melalui Danantara akan mengambil alih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau harganya kompetitif kita kasih IPP. Kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat danantara dengan pembiayaan yang sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden yang efisien, efektif dan terjangkau," beber Bahlil.

ADVERTISEMENT

Pengerjaan PLTS 100 GWp ini akan dikebut secara masif dan dibagi dalam kerangka waktu tiga tahun ke depan. Pada tahap awal, pemerintah meluncurkan serta melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking sebanyak 14 PLTS yang tersebar di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau dengan kapasitas 5,3 GWp.

"Dan untuk di hari yang kita laksanakan ini adalah kita groundbreaking 5,3 gigawatt dan untuk di Bali adalah 1.000 megawatt plus baterai," tambah Bahlil.

Berikut ketujuh PLTS yang siap tender:
1. PLTS Purwakarta (lahan Bank Tanah) kapasitas 69 Megawatt peak (MWp)
2. PLTS Terapung Jatiluhur 1.688 MWp
3. PLTS Terapung Cirata 1.250 MWp
4. PLTS Terapung Jatigede 636 MWp
5. PLRS Madura 605 MWp
6. PLTS Gilimanuk 300 MWp
7. PLTS Buleleng 118 MWp

(rea/eds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads