Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 05 Nov 2019 08:16 WIB

Siap-siap, Transfer ke Bank Pakai OVO Cs Kena Biaya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
1 Promo Biasa
Halaman 2 dari 4
Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah

Menanggapi hal tersebut, Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah mengungkapkan gratis biaya transfer atau ongkos kirim uang yang dilakukan oleh perusahaan e-wallet atau uang elektronik sampai fintech sistem pembayaran merupakan strategi pemasaran yang biasa dilakukan untuk menarik pengguna.

"Itu hal biasa untuk menarik, mengenalkan produk, yang kemudian diharapkan dapat memunculkan kebutuhan akan produk yang ditawarkan," kata Piter saat dihubungi detikcom, Senin (4/11/2019).

Dia mengungkapkan, memang program tersebut tidak mungkin terjadi selamanya. Ada jangka waktu tertentu untuk pemberlakuan promosi, sama seperti promosi yang lain.

"Saya kira pengguna sudah paham akan hal ini dan tidak kaget. Penghentian promo gratis biaya transfer suatu saat pasti akan berhenti dan biaya transfer pasti akan dikenakan," ujar Piter.

Menurut Piter, era bakar uang yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan itu sudah waktunya dihentikan. Hal ini karena dana investor akhirnya akan habis dan juga perusahaan harus memikirkan bagaimana melanjutkan bisnis secara normal dan mendapatkan keuntungan.

Peneliti INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara menjelaskan perusahaan e-wallet memang biasa melakukan promo dengan cashback hingga transfer gratis biaya. "Ini sebagai cara untuk memperbesar kue market share di Indonesia," kata dia.

Perusahaan yang akan jadi pemenang adalah yang kuat membakar uang secara besar-besaran. "Masalahnya strategi bakar uang dengan terus menerus menanggung biaya transfer antara bank itu ada ujungnya," imbuh dia.

Lanjut ke halaman berikutnya >>>

(kil/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com