Pinjaman Online ke Fintech Meroket di Masa Pandemi

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 03 Sep 2020 13:08 WIB
Pinjam Online
Ilustrasi/Foto: Pinjam Online (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani menilai P2P lending punya peluang yang besar untuk berkembang lebih pesat lagi ke depannya terutama terhadap UMKM.

"Walaupun UMKM kita yang sebanyak 64-65 juta itu, tetapi yang masuk ke dalam ekosistem digital kita itu baru kurang lebih 13-14%. Dan juga cakupannya itu lebih banyak terkonsentrasi di Jawa, di luar Jawa cakupannya kurang lebih 14,5% sampai 15%. Nah tentunya dalam rangka kita mendorong inclusiveness dari digital economy kita, harapannya fintech itu tidak menyebar lebih besar, lebih cepat dan lebih merata," tambah Rosan.

Lantaran, pengguna smartphone dan internet di Indonesia kian lama semakin tumbuh pesat. Pertumbuhan inilah yang bisa ditangkap sebagai sinyal peluang bagi P2P lending.

"Kalau kita lihat angkanya sekarang, orang yang punya handphone aktif ini terdaftar sekarang 320 juta yang aktif berarti 1 orang bisa lebih, mempunyai 2 handphone. Pengguna internet aktifnya kurang lebih 170 juta orang. Pengguna mobile phone social media itu kurang lebih juga 150 juta orang. Jadi memang kita ini sudah ada modalnya sudah ada, yang paling penting bagaimana kita bisa mengakselerasi itu dengan cepat," ungkapnya.

Halaman


Simak Video "Pelaku Penipuan Pinjaman Online di Kendari Diringkus!"
[Gambas:Video 20detik]

(eds/eds)