Buat yang Belum Ngerti Apa Itu NFT, Nih Kita Jelasin

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 18 Mar 2021 10:12 WIB
Female hand coloring paint by numbers picture. Creative hobby. Leisure activity at home during self-isolation COVID-19
Foto: iStock
Jakarta -

NFT alias non-fungible token lagi heboh jadi perbincangan di Amerika Serikat (AS) dan menarik perhatian dunia. Uniknya, dari situ pengguna bisa melakukan transaksi untuk karya seni.

Nah sebagai warga +62 tahukah kamu, apa itu NFT yang sedang banyak diperbincangkan? Biar nggak dibilang kudet (kurang update), simak nih penjelasannya yang detikcom kutip dari CNN, Kamis (18/3/2021).

1. Apa itu NFT?

NFT itu token digital yang ditautkan ke sistem besar blockchain. Sebenarnya nggak jauh beda dengan beberapa aset mata uang kripto, bedanya cuma NFT nggak bisa dipertukarkan, tapi bisa diperjualbelikan.

Sejauh ini NFT banyak digunakan untuk mewakili sebuah barang, kebanyakan adalah karya seni di forum digital. Bisa dibilang NFT adalah sebuah sertifikasi kepemilikan sebuah barang.

Paling umum, saat ini NFT memang digunakan untuk membeli dan menjual karya seni digital. Yang dibeli di sini adalah NFT-nya, sebagai tanda kepemilikan suatu karya seni.

Mungkin bagi sebagian orang kelihatannya sederhana, namun banyak orang rela menghabiskan uang untuk memiliki gambar digital versi NFT lho. Misalnya, tweet pertama pendiri Twitter, Jack Dorsey ditawar US$ 2,5 juta atau setara Rp 358,68 miliar (kurs Rp 14.347/US$), klip video slam dunk LeBron James terjual lebih dari US$ 200.000 atau Rp 2,87 miliar, dan GIF 'Nyan Cat' yang berusia satu dekade dijual seharga US$ 600.000 atau Rp 8,60 miliar.

2. Apa yang Bisa Dijual dan Dibeli dengan NFT?

Selain karya seni, masih banyak bentuk NFT lainnya yang bisa diperjualbelikan. Bentuknya bisa berbeda-beda sesuai dengan barang apa yang mau disematkan NFT-nya, bisa barang koleksi atau bahkan objek fisik.

Karena setiap transaksi blockchain dicatat secara permanen dan publik, NFT menyediakan cara untuk memberikan nilai pada objek secara online oleh pemiliknya. Misalnya, seniman menyematkan NFT pada karyanya, dia bisa mematok harga untuk setiap NFT yang dijual belikan.

NFT biasanya digunakan untuk membeli dan menjual karya seni digital dan dapat berbentuk GIF, tweet, kartu perdagangan virtual, gambar objek fisik, skin video game, real estat virtual, kartu Pokémon, koin langka, sepasang sepatu Jordan edisi terbatas, dan masih banyak lagi.