Sebelum pembukaan perdagangan, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito dan Direktur Utama JAWA Harijadi Soedarjo memberikan sambutan terlebih dahulu.
Perusahaan perkebunan itu mengincar dana Rp 566,2 miliar dari penawaran umum saham perdana ini.
Sekitar 90% dari dana IPO ini akan digunakan untuk penanaman karet, kelapa sawit dan pembangunan pabrik serta fasilitas lainnya di anak-anak usaha perseroan dalam bentuk penyertaan saham.
Sementara sisanya 10% akan digunakan untuk biaya perolehan lahan baru, modal kerja perseroan, perluasan sewa kantor, belanja modal, pembelian komputer, dan kendaraaan.