Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar bersama jajaran direksi, melakukan paparan kinerja PT Garuda Indonesia.
PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA), mencatat laba komprehensif US$ 145,4 juta (Rp 1,38 triliun) di akhir 2012, naik dua kali lipat dari laba tahun sebelumnya US$ 72,7 juta (Rp 690,6 miliar).
Dengan beban usaha yang naik, dari US$ 3 miliar menjadi US$ 3,3 miliar di 2012, perseroan mencatat laba usaha sebanyak US$ 168 miliar dari sebelumnya US$ 92,347 miliar.
Atas penguatan laba ini, laba bersih per saham dasar juga terkerek menjadi US$ 0,0049 per lembar, dari sebelumnya hanya US$ 0,0029 per lembar.