Garuda Rugi Rp 107 Miliar di Semester I-2013

Rugi tersebut merupakan konsolidasi Garuda dengan anak-anak usahanya. Sementara jika dilihat Garuda sebagai induk maka laba bersih periode berjalan tercatat US$ 20,9 juta (Rp 209 miliar) di enam bulan pertama tahun ini.
Maskapai pelat merah itu pendapatan operasi Sebesar US$ 1,725 miliar (Rp 17 triliun) sepanjang semester pertama tahun ini, meningkat 14,1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar US$ 1,511 miliar.
Peningkatan pendapatan operasi tersebut didukung oleh pertumbuhan jumlah penumpang yang diangkut Garuda Indonesia Group (Garuda Indonesia dan Citilink, entitas anak di segmen low cost carrier) yaitu sebanyak 11.9 juta penumpang.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 23,96% semester pertama tahun lalu, yaitu sebanyak 9,6 juta penumpang. Di sisi lain, Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan angkutan kargo sebesar 30,4% dari sebesar 132,062 ton akhir Juni 2012 menjadi 172,262 ton tahun ini pada periode yang sama.
Rugi tersebut merupakan konsolidasi Garuda dengan anak-anak usahanya. Sementara jika dilihat Garuda sebagai induk maka laba bersih periode berjalan tercatat US$ 20,9 juta (Rp 209 miliar) di enam bulan pertama tahun ini.
Maskapai pelat merah itu pendapatan operasi Sebesar US$ 1,725 miliar (Rp 17 triliun) sepanjang semester pertama tahun ini, meningkat 14,1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu sebesar US$ 1,511 miliar.
Peningkatan pendapatan operasi tersebut didukung oleh pertumbuhan jumlah penumpang yang diangkut Garuda Indonesia Group (Garuda Indonesia dan Citilink, entitas anak di segmen low cost carrier) yaitu sebanyak 11.9 juta penumpang.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 23,96% semester pertama tahun lalu, yaitu sebanyak 9,6 juta penumpang. Di sisi lain, Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan angkutan kargo sebesar 30,4% dari sebesar 132,062 ton akhir Juni 2012 menjadi 172,262 ton tahun ini pada periode yang sama.